AI tidak harus berpikir seperti manusia untuk secara fundamental mengubah masyarakat. Lihat sejarah: setiap kali sebuah teknologi mengatur ulang cara kita memproses dan berbagi pengetahuan, semuanya bergeser. Mesin cetak tidak berpikir—ia hanya memperbesar informasi. Internet tidak beralasan—ia mendesentralisasikannya. Ini bukan pikiran sadar, namun mereka mengubah kembali peradaban.
Prinsip yang sama berlaku hari ini. Teknologi yang merestrukturisasi sistem pengetahuan—baik AI, blockchain, maupun inovasi lainnya—tidak memerlukan kesadaran atau penalaran seperti manusia. Mereka hanya perlu melakukan satu hal: mengubah cara informasi mengalir dan siapa yang mengendalikannya.
Di situlah kekuatan sejati terletak. Bukan dalam meniru pemikiran manusia, tetapi dalam secara fundamental mengubah arsitektur pengetahuan itu sendiri.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
15 Suka
Hadiah
15
5
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
WinterWarmthCat
· 01-11 17:30
Mesin pencetak pun tidak pernah berpikir untuk mengubah dunia, dan hasilnya pun telah diubah... Sekarang giliran AI, apa takutnya?
Lihat AsliBalas0
OptionWhisperer
· 01-11 17:30
Benar, dibandingkan AI apakah bisa berpikir, mengubah aliran informasi adalah titik kelemahan utama
Lihat AsliBalas0
AirdropF5Bro
· 01-11 17:23
Mesin cetak dan internet sama sekali tidak memikirkan otak, tetapi hasilnya tetap mengubah seluruh dunia, logika ini sebenarnya cukup keren...
Lihat AsliBalas0
GweiWatcher
· 01-11 17:20
Mesin cetak pun tidak pernah membayangkan bahwa dirinya akan mengubah dunia, sekarang giliran AI... pertanyaannya adalah siapa yang memegang pisau ini.
Lihat AsliBalas0
RiddleMaster
· 01-11 17:09
Mesin cetak tidak pernah memikirkan apa-apa, tetap saja membalikkan dunia, sekarang giliran AI... sungguh, siapa peduli apakah itu sedang "berpikir"
AI tidak harus berpikir seperti manusia untuk secara fundamental mengubah masyarakat. Lihat sejarah: setiap kali sebuah teknologi mengatur ulang cara kita memproses dan berbagi pengetahuan, semuanya bergeser. Mesin cetak tidak berpikir—ia hanya memperbesar informasi. Internet tidak beralasan—ia mendesentralisasikannya. Ini bukan pikiran sadar, namun mereka mengubah kembali peradaban.
Prinsip yang sama berlaku hari ini. Teknologi yang merestrukturisasi sistem pengetahuan—baik AI, blockchain, maupun inovasi lainnya—tidak memerlukan kesadaran atau penalaran seperti manusia. Mereka hanya perlu melakukan satu hal: mengubah cara informasi mengalir dan siapa yang mengendalikannya.
Di situlah kekuatan sejati terletak. Bukan dalam meniru pemikiran manusia, tetapi dalam secara fundamental mengubah arsitektur pengetahuan itu sendiri.