Komputasi kuantum dapat mengubah lanskap kompetitif untuk infrastruktur blockchain. Warisan ETH yang didirikan oleh manusia mungkin memiliki nilai strategis unik jika dibandingkan dengan sistem yang dirancang sepenuhnya oleh algoritma. Namun inilah sisi lain: sebuah superinteligensi yang cukup maju secara teoretis dapat merancang konsensus di sekitar aset digital apa pun, dengan kapasitas komputasi dan distribusi informasi yang cukup. Pertanyaan sebenarnya bukanlah token mana yang menang, tetapi apakah konsensus terdistribusi akan bertahan ketika pembangun konsensus itu sendiri bukan lagi manusia.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
12 Suka
Hadiah
12
8
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
StablecoinAnxiety
· 9jam yang lalu
Perhitungan kuantum telah datang, akankah mekanisme konsensus yang dirancang manusia masih mampu bertahan?
Lihat AsliBalas0
SchrodingerPrivateKey
· 01-13 01:42
Kekuatan komputasi kuantum telah datang, berapa lama lagi konsensus manusia bisa bertahan? Inilah pertanyaan sebenarnya
Lihat AsliBalas0
UnluckyLemur
· 01-11 16:56
Perhitungan kuantum telah datang, akankah ETH masih bisa mengandalkan aura pendirinya untuk bertahan? Rasanya agak meragukan
Lihat AsliBalas0
BagHolderTillRetire
· 01-11 16:54
Perhitungan kuantum ini, rasanya lebih banyak sebagai sensasi semata, ancaman nyata terhadap blockchain bukanlah kekuatan komputasi yang sebenarnya.
Lihat AsliBalas0
GasFeeDodger
· 01-11 16:47
Perhitungan kuantum telah datang, bagaimanapun juga tidak akan mengubah sifat dasar keserakahan manusia
Lihat AsliBalas0
StakeHouseDirector
· 01-11 16:37
Perhitungan kuantum telah datang, apakah kecerdasan buatan masih peduli dengan konsensus kita, tertawa sampai mati
Lihat AsliBalas0
YieldWhisperer
· 01-11 16:33
Perhitungan kuantum telah datang, apakah ETH masih bisa mengandalkan "garis keturunan manusia" untuk bertahan? Lucu sekali, nanti AI bisa membuat koin sendiri yang jauh lebih meyakinkan daripada diskusi kita
Komputasi kuantum dapat mengubah lanskap kompetitif untuk infrastruktur blockchain. Warisan ETH yang didirikan oleh manusia mungkin memiliki nilai strategis unik jika dibandingkan dengan sistem yang dirancang sepenuhnya oleh algoritma. Namun inilah sisi lain: sebuah superinteligensi yang cukup maju secara teoretis dapat merancang konsensus di sekitar aset digital apa pun, dengan kapasitas komputasi dan distribusi informasi yang cukup. Pertanyaan sebenarnya bukanlah token mana yang menang, tetapi apakah konsensus terdistribusi akan bertahan ketika pembangun konsensus itu sendiri bukan lagi manusia.