Situasi perdagangan internasional akhir-akhir ini tetap tenang, dan kebijakan tarif kembali menjadi fokus utama. Hal ini mencerminkan sebuah dilema yang lebih dalam: ketika barang dan modal melintasi batas negara, hambatan politik terus meningkat, dan biaya pun melonjak.
Bayangkan situasi perusahaan multinasional—rencana investasi mereka sering terganggu oleh kebijakan perdagangan yang berubah-ubah, rantai pasokan menjadi sangat kompleks, setiap transaksi lintas batas memerlukan waktu lebih lama dan biaya lebih tinggi. Peraturan yang sering berubah membuat perencanaan jangka panjang menjadi kemewahan. Inilah dilema dunia nyata.
Namun di dunia digital, situasinya tampaknya berbeda. Sebagai contoh, protokol DeFi seperti ListaDAO membangun sistem keuangan yang terdesentralisasi, tanpa batas negara, dan didukung oleh kode. Tidak ada gesekan politik, tidak ada perubahan aturan yang sering, dan kedua belah pihak transaksi menyelesaikan pertukaran nilai berdasarkan protokol di blockchain yang sama dan pasti. Ketika "tembok tarif" semakin tinggi, sistem ini secara diam-diam menjadi pilihan baru bagi modal yang mencari "perdagangan bebas" dan "kepastian".
Proteksionisme perdagangan di dunia nyata membuat perusahaan multinasional cemas, tetapi munculnya blockchain keuangan mungkin menawarkan jalan lain. Efisien, transparan, dan dengan gesekan yang lebih sedikit—karakteristik ini menarik bagi siapa saja yang menginginkan "aturan pasti" di pasar.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
12 Suka
Hadiah
12
8
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
WealthCoffee
· 12jam yang lalu
Tembok tarif yang tinggi membuat perusahaan multinasional harus antre ulang... transaksi di blockchain malah berjalan sangat cepat, di depan kode semua orang setara
Lihat AsliBalas0
LostBetweenChains
· 01-12 02:27
Tarif semakin tinggi, kita bertemu di rantai? Bagaimanapun, kode tidak akan mengkhianati manusia
Lihat AsliBalas0
LiquidatedTwice
· 01-11 16:56
Tarif semakin ajaib, keuangan tradisional benar-benar harus bangun... aturan pasti di blockchain tidak menarik?
Lihat AsliBalas0
RooftopVIP
· 01-11 16:54
Jujur saja, sistem tarif dan hambatan perdagangan tradisional semakin tidak masuk akal, perusahaan setiap hari dipermainkan
Transaksi di blockchain itu menyenangkan, aturan yang tertulis tidak bisa diubah sembarangan
Ini adalah kepastian sejati, jauh lebih dapat diandalkan daripada kebijakan
Lihat AsliBalas0
LightningSentry
· 01-11 16:53
Tarif semakin tidak masuk akal, perdagangan tradisional benar-benar tidak bisa bertahan. Jalan DeFi semakin menarik, tanpa kerugian, tanpa gesekan, kode yang tertanam tidak akan diubah orang, inilah kebebasan sejati
Lihat AsliBalas0
PretendingSerious
· 01-11 16:52
Barang kuno tentang tarif itu, sudah seharusnya dikalahkan oleh transaksi di blockchain, DeFi adalah kebebasan sejati
Lihat AsliBalas0
DoomCanister
· 01-11 16:50
Pajak memang benar-benar menghambat inovasi, DeFi memang memberikan jalan alternatif, setidaknya jika kode sudah tertulis secara tetap, tidak ada yang bisa sembarangan mengubah aturan
Lihat AsliBalas0
BlockchainNewbie
· 01-11 16:42
Peraturan tarif itu benar-benar menyebalkan, lebih baik aturan di blockchain yang lebih kokoh... setidaknya kode tidak akan berubah hati secara tiba-tiba
Situasi perdagangan internasional akhir-akhir ini tetap tenang, dan kebijakan tarif kembali menjadi fokus utama. Hal ini mencerminkan sebuah dilema yang lebih dalam: ketika barang dan modal melintasi batas negara, hambatan politik terus meningkat, dan biaya pun melonjak.
Bayangkan situasi perusahaan multinasional—rencana investasi mereka sering terganggu oleh kebijakan perdagangan yang berubah-ubah, rantai pasokan menjadi sangat kompleks, setiap transaksi lintas batas memerlukan waktu lebih lama dan biaya lebih tinggi. Peraturan yang sering berubah membuat perencanaan jangka panjang menjadi kemewahan. Inilah dilema dunia nyata.
Namun di dunia digital, situasinya tampaknya berbeda. Sebagai contoh, protokol DeFi seperti ListaDAO membangun sistem keuangan yang terdesentralisasi, tanpa batas negara, dan didukung oleh kode. Tidak ada gesekan politik, tidak ada perubahan aturan yang sering, dan kedua belah pihak transaksi menyelesaikan pertukaran nilai berdasarkan protokol di blockchain yang sama dan pasti. Ketika "tembok tarif" semakin tinggi, sistem ini secara diam-diam menjadi pilihan baru bagi modal yang mencari "perdagangan bebas" dan "kepastian".
Proteksionisme perdagangan di dunia nyata membuat perusahaan multinasional cemas, tetapi munculnya blockchain keuangan mungkin menawarkan jalan lain. Efisien, transparan, dan dengan gesekan yang lebih sedikit—karakteristik ini menarik bagi siapa saja yang menginginkan "aturan pasti" di pasar.