#稳定币 Baru-baru ini diskusi tentang U卡 di 小红书 sangat hangat, banyak orang tertarik dengan metode pembayaran yang praktis ini. Tapi setelah saya melihat analisis dari 财新, ada beberapa hal yang ingin saya sampaikan secara jujur kepada semua orang.
U卡 pada dasarnya adalah pembayaran lintas batas menggunakan stablecoin USDT, inovasi ini memang menyelesaikan beberapa masalah praktis. Tapi masalahnya, penggunaan produk semacam ini di dalam negeri melibatkan risiko hukum khusus—ini bukan hanya masalah teknis, tetapi juga masalah kepatuhan. Kita semua tahu bahwa stablecoin sendiri sudah menimbulkan kontroversi, ditambah lagi dengan area abu-abu dalam penerbitan dan penggunaan di dalam negeri, risiko tersebut menjadi berkali lipat lebih besar.
Saya teringat banyak investor yang karena mengejar "kemudahan dan inovasi baru" mengabaikan risiko dasar. Ini juga sama logikanya—seberapa pun memudahkan alatnya, jika status hukumnya tidak jelas, seperti membangun rumah di atas pasir, kapan saja bisa menghadapi pembekuan, pengawasan ketat, bahkan konsekuensi hukum.
Saran saya sangat sederhana: harus berhati-hati dalam menilai metode pembayaran baru. Sebelum aturan benar-benar jelas, tidak perlu terburu-buru mencoba hal baru. Prinsip utama dalam menjaga aset adalah memilih metode yang diakui secara luas dan memiliki kejelasan hukum. Orang yang berhati-hati akan menunggu, mengamati, dan memilih jalur yang telah teruji waktu.
Ini bukanlah sikap konservatif, melainkan tanggung jawab terhadap diri sendiri.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
#稳定币 Baru-baru ini diskusi tentang U卡 di 小红书 sangat hangat, banyak orang tertarik dengan metode pembayaran yang praktis ini. Tapi setelah saya melihat analisis dari 财新, ada beberapa hal yang ingin saya sampaikan secara jujur kepada semua orang.
U卡 pada dasarnya adalah pembayaran lintas batas menggunakan stablecoin USDT, inovasi ini memang menyelesaikan beberapa masalah praktis. Tapi masalahnya, penggunaan produk semacam ini di dalam negeri melibatkan risiko hukum khusus—ini bukan hanya masalah teknis, tetapi juga masalah kepatuhan. Kita semua tahu bahwa stablecoin sendiri sudah menimbulkan kontroversi, ditambah lagi dengan area abu-abu dalam penerbitan dan penggunaan di dalam negeri, risiko tersebut menjadi berkali lipat lebih besar.
Saya teringat banyak investor yang karena mengejar "kemudahan dan inovasi baru" mengabaikan risiko dasar. Ini juga sama logikanya—seberapa pun memudahkan alatnya, jika status hukumnya tidak jelas, seperti membangun rumah di atas pasir, kapan saja bisa menghadapi pembekuan, pengawasan ketat, bahkan konsekuensi hukum.
Saran saya sangat sederhana: harus berhati-hati dalam menilai metode pembayaran baru. Sebelum aturan benar-benar jelas, tidak perlu terburu-buru mencoba hal baru. Prinsip utama dalam menjaga aset adalah memilih metode yang diakui secara luas dan memiliki kejelasan hukum. Orang yang berhati-hati akan menunggu, mengamati, dan memilih jalur yang telah teruji waktu.
Ini bukanlah sikap konservatif, melainkan tanggung jawab terhadap diri sendiri.