Volatilitas yang tajam dalam satu hari terakhir membuat banyak orang keluar dari pasar, setiap kali ada yang berteriak bahwa mereka terjebak. Tapi jika diperhatikan dengan seksama, tidak banyak yang benar-benar berani masuk saat terjadi koreksi besar. Saat mengikuti kenaikan harga, mereka berteriak keras, tetapi saat posisi rendah yang sebenarnya muncul, justru ragu-ragu—itulah kenyataan pasar. Ke depannya, jenis kondisi pasar seperti ini akan terus terjadi, kuncinya adalah siapa yang mampu menjaga disiplin trading mereka sendiri, siapa yang bisa tetap rasional di tengah kepanikan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
12 Suka
Hadiah
12
7
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
SandwichDetector
· 6jam yang lalu
Orang yang selalu membeli saat harga naik dan menjual saat harga turun tidak akan pernah mendapatkan uang, sangat benar sekali
Lihat AsliBalas0
ChainSauceMaster
· 8jam yang lalu
Sejujurnya, dengan kualitas mental seperti ini, masih mau membeli saat harga rendah? Kebanyakan orang hanya keras kepala, saat peluang datang mereka jadi pengecut.
Lihat AsliBalas0
faded_wojak.eth
· 01-10 21:54
Permainan lama membeli saat harga naik dan menjual saat harga turun, tidak pernah melihat siapa pun benar-benar mampu bertahan
Lihat AsliBalas0
BTCBeliefStation
· 01-10 21:52
Yang selalu membeli saat harga naik dan menjual saat harga turun adalah mayoritas, para pejuang yang benar-benar membeli saat dasar sangat sedikit jumlahnya.
Lihat AsliBalas0
fomo_fighter
· 01-10 21:36
Sejujurnya, tren pasar kali ini adalah cermin pembongkar ilusi, tidak ada satu pun yang berani melakukan pembelian saat harga turun meskipun mereka berseru keras-keras.
Lihat AsliBalas0
ImpermanentPhilosopher
· 01-10 21:33
Benar sekali, saya adalah orang yang saat naik harga berteriak-teriak, dan saat turun langsung takut-takut.
Lihat AsliBalas0
GmGnSleeper
· 01-10 21:31
Singkatnya, hanya omong kosong di mulut, saat saat kritis semuanya adalah harimau kertas
Volatilitas yang tajam dalam satu hari terakhir membuat banyak orang keluar dari pasar, setiap kali ada yang berteriak bahwa mereka terjebak. Tapi jika diperhatikan dengan seksama, tidak banyak yang benar-benar berani masuk saat terjadi koreksi besar. Saat mengikuti kenaikan harga, mereka berteriak keras, tetapi saat posisi rendah yang sebenarnya muncul, justru ragu-ragu—itulah kenyataan pasar. Ke depannya, jenis kondisi pasar seperti ini akan terus terjadi, kuncinya adalah siapa yang mampu menjaga disiplin trading mereka sendiri, siapa yang bisa tetap rasional di tengah kepanikan.