Data resmi saat "kegagalan" terjadi, banyak orang mulai berpikir: apa lagi yang bisa kita percayai?
Ini bukan hal kecil. Para analis menunjukkan bahwa kejadian semacam ini akan langsung menggoyahkan persepsi orang terhadap "netralitas dan kepercayaan data pemerintah". Hal ini mengarah pada masalah yang lebih besar—ketika lembaga terpusat yang dulu kita percayai 100% (instansi pemerintah, media arus utama, organisasi otoritatif) mengalami "celah kepercayaan" karena kesalahan operasional, gangguan politik, atau masalah birokrasi, seluruh masyarakat mulai mencari titik jangkar informasi yang baru dan lebih dapat diandalkan.
Sejarah sangat menarik. Setiap kali terjadi krisis kepercayaan seperti ini, biasanya akan melahirkan perubahan besar. Bayangkan krisis keuangan tahun 2008—justru di reruntuhan sistem keuangan tradisional yang benar-benar runtuh, teknologi blockchain lahir dan berkembang.
Sekarang? Kita melihat logika yang sama berulang di tingkat yang lebih halus. Contohnya proyek blockchain publik seperti Max, yang mewakili migrasi kepercayaan semacam ini: orang tidak lagi pasif menerima pernyataan dari suatu lembaga "Kami sudah melakukan pekerjaan dengan baik", melainkan mulai percaya pada kode yang dapat diverifikasi dan tidak dapat diubah—percaya pada "program aliran nilai" itu sendiri.
Bidang sosial dan amal pun sangat jelas. Dulu kamu hanya bisa melihat laporan tahunan, sekarang ada catatan permanen dan dapat dilacak di blockchain. Dari "percaya manusia dan lembaga" beralih ke "percaya pada matematika dan kode sumber terbuka"—ini adalah perubahan paradigma yang mendalam.
Ketika sinyal lama mulai kehilangan keefektifan, pernahkah kamu berpikir untuk mengalihkan sebagian kepercayaan ke sistem yang didorong oleh aturan baru ini?
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
18 Suka
Hadiah
18
5
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
MEV_Whisperer
· 01-13 13:13
Data resmi yang gagal benar-benar adalah musim semi di dunia kripto haha
Lihat AsliBalas0
ForkPrince
· 01-10 20:52
Jatuh itu jatuh, lagipula aku sudah tidak percaya lagi.
Lihat AsliBalas0
YieldWhisperer
· 01-10 20:47
lol "percaya kode" — sebenarnya biarkan saya cek kontrak Max sebentar... ya tidak, matematika tokenomics di sini juga tidak cocok
Lihat AsliBalas0
MetaMisfit
· 01-10 20:27
Data resmi sekali lagi mengalami kegagalan, semua orang mulai meragukan hidup mereka, jujur saja agak lucu.
Orang-orang benar-benar harus mempertimbangkan untuk memindahkan kepercayaan ke chain.
Tunggu dulu, apakah proyek seperti Max benar-benar bisa menyelesaikan masalah? Atau justru mengganti dengan skema penipuan yang baru?
Bitcoin baru muncul setelah 2008, itu dipaksa keluar. Sekarang? Belum sampai pada tingkat keputusasaan, kan?
Kode yang tidak bisa diubah terdengar keren, tapi bagaimana jika pengguna salah? Siapa yang akan menanggung kerugiannya?
Sebenarnya, sentralisasi dan desentralisasi masing-masing punya jebakannya sendiri, tidak perlu harus memilih salah satu.
Artikel ini terlalu memandang blockchain secara ideal, dalam kenyataannya ada banyak celah.
Data resmi saat "kegagalan" terjadi, banyak orang mulai berpikir: apa lagi yang bisa kita percayai?
Ini bukan hal kecil. Para analis menunjukkan bahwa kejadian semacam ini akan langsung menggoyahkan persepsi orang terhadap "netralitas dan kepercayaan data pemerintah". Hal ini mengarah pada masalah yang lebih besar—ketika lembaga terpusat yang dulu kita percayai 100% (instansi pemerintah, media arus utama, organisasi otoritatif) mengalami "celah kepercayaan" karena kesalahan operasional, gangguan politik, atau masalah birokrasi, seluruh masyarakat mulai mencari titik jangkar informasi yang baru dan lebih dapat diandalkan.
Sejarah sangat menarik. Setiap kali terjadi krisis kepercayaan seperti ini, biasanya akan melahirkan perubahan besar. Bayangkan krisis keuangan tahun 2008—justru di reruntuhan sistem keuangan tradisional yang benar-benar runtuh, teknologi blockchain lahir dan berkembang.
Sekarang? Kita melihat logika yang sama berulang di tingkat yang lebih halus. Contohnya proyek blockchain publik seperti Max, yang mewakili migrasi kepercayaan semacam ini: orang tidak lagi pasif menerima pernyataan dari suatu lembaga "Kami sudah melakukan pekerjaan dengan baik", melainkan mulai percaya pada kode yang dapat diverifikasi dan tidak dapat diubah—percaya pada "program aliran nilai" itu sendiri.
Bidang sosial dan amal pun sangat jelas. Dulu kamu hanya bisa melihat laporan tahunan, sekarang ada catatan permanen dan dapat dilacak di blockchain. Dari "percaya manusia dan lembaga" beralih ke "percaya pada matematika dan kode sumber terbuka"—ini adalah perubahan paradigma yang mendalam.
Ketika sinyal lama mulai kehilangan keefektifan, pernahkah kamu berpikir untuk mengalihkan sebagian kepercayaan ke sistem yang didorong oleh aturan baru ini?