Keumuman yang sudah lama dibahas tentang blockchain keuangan kini menghadapi pertanyaan yang sama: apakah harus terbuka sepenuhnya sehingga rahasia bisnis hilang; atau disembunyikan rapat-rapat sehingga otoritas pengawas tidak merasa tenang. Apakah ada cara untuk mendapatkan keduanya sekaligus?
Secara teknis sebenarnya ada solusi. Menggunakan bukti tanpa pengetahuan (zero-knowledge proof) dikombinasikan dengan privasi diferensial, pengguna dapat membuktikan bahwa transaksi benar-benar valid, tetapi detail spesifiknya dirahasiakan dari pihak lain. Misalnya dalam skenario persetujuan pinjaman, dapat membuktikan bahwa skor kredit pemohon memenuhi syarat tanpa harus mengungkapkan skor sebenarnya. Sementara itu, pihak pengawas memegang kunci untuk audit latar belakang, ingin memeriksa tinggal periksa saja. Desain semacam ini sebenarnya sejalan dengan prinsip "minimalisasi data" dari GDPR Uni Eropa.
Dari indikator teknis, kecepatan verifikasi bukti tanpa pengetahuan adalah dalam hitungan milidetik, jauh lebih efisien dibandingkan tanda tangan cincin (ring signature) seperti Monero. Berdasarkan data, kerugian akibat kebocoran data keuangan global setiap tahun mencapai 200 miliar dolar AS. Dengan menggunakan solusi privasi ini, risiko dapat dikurangi lebih dari 90%.
Banyak kasus nyata yang membuktikan hal ini. Tahun lalu, sebuah DEX terkemuka meluncurkan kolam transaksi privasi, di mana catatan transaksi pengguna disimpan secara terenkripsi, tetapi penyedia likuiditas tetap bisa mendapatkan keuntungan sesuai regulasi. Ada satu institusi investor yang langsung melakukan transaksi token sekuritas di platform tersebut, dengan volume transaksi harian lebih dari 30 juta dolar AS, tanpa memicu alarm pengawasan apa pun. Ini menunjukkan bahwa privasi dan kepatuhan sebenarnya bisa berdampingan, asalkan solusi teknisnya dirancang dengan baik.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Pembuktian tanpa pengetahuan ini seharusnya sudah lama dikenal, baru dibahas sekarang agak terlambat.
Lihat AsliBalas0
GateUser-ccc36bc5
· 01-10 19:51
Zero-knowledge proof ini terdengar bagus secara teori, tapi bagaimana kenyataannya?
Masalah sebenarnya adalah, apakah regulator benar-benar akan merasa tenang, ini patut dipertanyakan.
Tapi kembali lagi, jika benar-benar bisa mencapai keseimbangan antara transparansi dan privasi, ini adalah jalan yang benar.
Beberapa DEX terkemuka dengan volume transaksi harian 30 juta dolar AS tidak memicu alarm? Agak meragukan, harus dilihat apakah data ini nyata atau hanya propaganda.
Kecepatan zero-knowledge proof memang cepat, tapi tingkat kematangan ekosistemnya masih jauh.
Differential privacy yang tidak efektif, jika hanya satu celah data saja ditemukan, semuanya bisa hancur.
Jika solusi ini benar-benar bisa diterapkan secara luas, privasi keuangan akan mendapatkan penyelamatan, saat ini semuanya masih sebatas wacana.
Secara teknis tidak ada masalah, kunci utama adalah sikap regulator.
Lihat AsliBalas0
ForkInTheRoad
· 01-10 19:49
Pembuktian tanpa pengetahuan ini terdengar bagus, tapi bagaimana sebenarnya penggunaannya?
Lihat AsliBalas0
ParallelChainMaxi
· 01-10 19:44
Bukti nol pengetahuan memang keren, tapi masalahnya adalah apakah regulator benar-benar akan merasa tenang
Lihat AsliBalas0
GasFeeCry
· 01-10 19:39
Pembuktian tanpa pengetahuan ini terdengar cukup keren, tetapi kenyataannya tergantung pada bagaimana regulasi memandangnya.
Keumuman yang sudah lama dibahas tentang blockchain keuangan kini menghadapi pertanyaan yang sama: apakah harus terbuka sepenuhnya sehingga rahasia bisnis hilang; atau disembunyikan rapat-rapat sehingga otoritas pengawas tidak merasa tenang. Apakah ada cara untuk mendapatkan keduanya sekaligus?
Secara teknis sebenarnya ada solusi. Menggunakan bukti tanpa pengetahuan (zero-knowledge proof) dikombinasikan dengan privasi diferensial, pengguna dapat membuktikan bahwa transaksi benar-benar valid, tetapi detail spesifiknya dirahasiakan dari pihak lain. Misalnya dalam skenario persetujuan pinjaman, dapat membuktikan bahwa skor kredit pemohon memenuhi syarat tanpa harus mengungkapkan skor sebenarnya. Sementara itu, pihak pengawas memegang kunci untuk audit latar belakang, ingin memeriksa tinggal periksa saja. Desain semacam ini sebenarnya sejalan dengan prinsip "minimalisasi data" dari GDPR Uni Eropa.
Dari indikator teknis, kecepatan verifikasi bukti tanpa pengetahuan adalah dalam hitungan milidetik, jauh lebih efisien dibandingkan tanda tangan cincin (ring signature) seperti Monero. Berdasarkan data, kerugian akibat kebocoran data keuangan global setiap tahun mencapai 200 miliar dolar AS. Dengan menggunakan solusi privasi ini, risiko dapat dikurangi lebih dari 90%.
Banyak kasus nyata yang membuktikan hal ini. Tahun lalu, sebuah DEX terkemuka meluncurkan kolam transaksi privasi, di mana catatan transaksi pengguna disimpan secara terenkripsi, tetapi penyedia likuiditas tetap bisa mendapatkan keuntungan sesuai regulasi. Ada satu institusi investor yang langsung melakukan transaksi token sekuritas di platform tersebut, dengan volume transaksi harian lebih dari 30 juta dolar AS, tanpa memicu alarm pengawasan apa pun. Ini menunjukkan bahwa privasi dan kepatuhan sebenarnya bisa berdampingan, asalkan solusi teknisnya dirancang dengan baik.