Pada 10 Januari, ada fenomena menarik yang menarik perhatian——Wells Fargo baru-baru ini mengeluarkan $383 juta untuk membeli Bitcoin. Ini bukan kasus terisolasi, banyak bank Amerika juga menambah posisi dalam gelombang pasar ini.
Dibandingkan dengan itu, situasinya sangat dramatis. Retail investor panik dan melepas posisi, sementara institusi diam-diam membeli. Ketika pasar sedang lesu, pemain besar justru menambah posisi. Apa yang dijelaskan di balik ini? Mungkin menunjukkan kepercayaan institusi terhadap prospek pasar ke depan, atau mereka memiliki modal untuk menahan fluktuasi jangka pendek. Operasi terbalik seperti ini sering terlihat di pasar——ketika sentimen paling buruk, seringkali itulah waktu yang tepat untuk mengintai peluang.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
23 Suka
Hadiah
23
5
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
MetaMasked
· 01-11 15:09
3.83亿?Investor ritel masih memotong kerugian sementara para kakek nenek sudah mulai menimbun... Permainan keserakahan dan ketakutan selalu seperti ini
Lihat AsliBalas0
TheShibaWhisperer
· 01-11 01:04
Investor ritel masih panik menjual, Bank of America sudah membeli sebesar 3,83 miliar? Perbedaan ini... benar-benar mencerminkan kenyataan antara petani bawang vs institusi
Lihat AsliBalas0
ZkProofPudding
· 01-10 14:45
Sial, bank-bank saja diam-diam melakukan pembelian, kita malah panik menjual? Kenapa jaraknya bisa sebesar ini?
Lihat AsliBalas0
GasWhisperer
· 01-10 14:33
mempool telah berteriak ketakutan akhir-akhir ini tetapi wfc turun 383m? itu jenis waktu transaksi yang saya tunggu... institusi selalu membaca jaringan lebih baik daripada ritel yang pernah ada
Pada 10 Januari, ada fenomena menarik yang menarik perhatian——Wells Fargo baru-baru ini mengeluarkan $383 juta untuk membeli Bitcoin. Ini bukan kasus terisolasi, banyak bank Amerika juga menambah posisi dalam gelombang pasar ini.
Dibandingkan dengan itu, situasinya sangat dramatis. Retail investor panik dan melepas posisi, sementara institusi diam-diam membeli. Ketika pasar sedang lesu, pemain besar justru menambah posisi. Apa yang dijelaskan di balik ini? Mungkin menunjukkan kepercayaan institusi terhadap prospek pasar ke depan, atau mereka memiliki modal untuk menahan fluktuasi jangka pendek. Operasi terbalik seperti ini sering terlihat di pasar——ketika sentimen paling buruk, seringkali itulah waktu yang tepat untuk mengintai peluang.