Sebuah berita terbaru menarik perhatian pasar—Wells Fargo baru saja menyelesaikan pembelian Bitcoin sebesar 3.83 miliar. Ini bukan kasus tunggal. Data menunjukkan bahwa banyak bank terkemuka di Amerika Serikat secara diam-diam tetapi terus-menerus meningkatkan alokasi mereka ke Bitcoin.
Perbandingan menarik pun muncul. Ketika investor ritel panik dan menjual karena data non-pertanian AS yang lebih rendah dari perkiraan, para investor institusional justru melakukan akumulasi saat harga sedang rendah. Dalam fluktuasi pasar pada 10 Januari, saat investor ritel memotong kerugian, lembaga keuangan besar ini memilih jalan yang berbeda.
Ini mencerminkan fenomena klasik: saat pasar sangat pesimis, biasanya menjadi waktu yang tepat bagi institusi untuk melakukan akumulasi. Dari perubahan posisi Bitcoin dan emas dalam alokasi aset, sikap lembaga keuangan tradisional terhadap aset kripto sedang berubah secara perlahan. Pembelian sebesar 3.83 miliar ini sendiri sudah menunjukkan penilaian institusi terhadap nilai jangka menengah dan panjang.
Baik dari perkembangan ekosistem Ethereum maupun dari siklus makro pasar secara keseluruhan, pergerakan institusi semacam ini patut diperhatikan. Ketika dana besar melakukan akumulasi di harga rendah, kepanikan investor ritel seringkali hanyalah gangguan jangka pendek.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Sebuah berita terbaru menarik perhatian pasar—Wells Fargo baru saja menyelesaikan pembelian Bitcoin sebesar 3.83 miliar. Ini bukan kasus tunggal. Data menunjukkan bahwa banyak bank terkemuka di Amerika Serikat secara diam-diam tetapi terus-menerus meningkatkan alokasi mereka ke Bitcoin.
Perbandingan menarik pun muncul. Ketika investor ritel panik dan menjual karena data non-pertanian AS yang lebih rendah dari perkiraan, para investor institusional justru melakukan akumulasi saat harga sedang rendah. Dalam fluktuasi pasar pada 10 Januari, saat investor ritel memotong kerugian, lembaga keuangan besar ini memilih jalan yang berbeda.
Ini mencerminkan fenomena klasik: saat pasar sangat pesimis, biasanya menjadi waktu yang tepat bagi institusi untuk melakukan akumulasi. Dari perubahan posisi Bitcoin dan emas dalam alokasi aset, sikap lembaga keuangan tradisional terhadap aset kripto sedang berubah secara perlahan. Pembelian sebesar 3.83 miliar ini sendiri sudah menunjukkan penilaian institusi terhadap nilai jangka menengah dan panjang.
Baik dari perkembangan ekosistem Ethereum maupun dari siklus makro pasar secara keseluruhan, pergerakan institusi semacam ini patut diperhatikan. Ketika dana besar melakukan akumulasi di harga rendah, kepanikan investor ritel seringkali hanyalah gangguan jangka pendek.