Belakangan ini proyek ZAMA memang sedang sangat populer, banyak orang sibuk mendaftar dan berpartisipasi. Tapi jujur saja, tahap KYC ini banyak yang terhambat. Saya sendiri pernah mengalami kerugian, ditolak satu kali, baru kemudian memahami caranya. Daripada orang lain sama seperti saya yang sering gagal, lebih baik saya langsung bagikan pengalaman dan pelajaran yang saya rangkum.
## Beberapa poin inti terlebih dahulu
**Format dokumen sangat penting** — Bukti alamat harus diunggah dalam file PDF. Jangan berpikir untuk menggunakan gambar (JPG atau PNG), karena peluang ditolak cukup besar.
**Pemilihan wilayah juga berpengaruh** — Disarankan mengisi secara jujur atau memilih wilayah daratan utama. Saya sudah coba Hong Kong + tagihan Hong Kong, sering ditolak, tapi jika diganti ke wilayah daratan + faktur dari daratan, langsung lolos.
**Proses verifikasi tidak pasti** — Jujur saja, sistem verifikasi saat ini memang ada unsur "metafisika", dokumen yang sama bisa lolos atau ditolak. Jadi sebaiknya siapkan beberapa alternatif solusi untuk berjaga-jaga.
## Bagaimana cara mendapatkan bukti alamat
Banyak orang sebenarnya terhambat di bagian ini. Kalau dipikir-pikir, banyak dokumen yang bisa digunakan di sekitar kita.
**Dokumen yang umum dan valid meliputi:** Tagihan listrik, air, dan gas adalah bukti tempat tinggal tradisional; faktur elektronik dari operator seluler seperti Mobile, Unicom, Telecom juga bisa; rekening elektronik bank juga bisa, yang penting ada nama dan alamat di tagihan tersebut.
**Ada satu cara yang cukup praktis** — menggunakan faktur pembelian. Metode ini banyak orang tidak terpikirkan, tapi hasilnya cukup bagus. Jika kamu kesulitan mengumpulkan dokumen yang disebutkan di atas, cara ini sering bisa menyelamatkan situasi.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Belakangan ini proyek ZAMA memang sedang sangat populer, banyak orang sibuk mendaftar dan berpartisipasi. Tapi jujur saja, tahap KYC ini banyak yang terhambat. Saya sendiri pernah mengalami kerugian, ditolak satu kali, baru kemudian memahami caranya. Daripada orang lain sama seperti saya yang sering gagal, lebih baik saya langsung bagikan pengalaman dan pelajaran yang saya rangkum.
## Beberapa poin inti terlebih dahulu
**Format dokumen sangat penting** — Bukti alamat harus diunggah dalam file PDF. Jangan berpikir untuk menggunakan gambar (JPG atau PNG), karena peluang ditolak cukup besar.
**Pemilihan wilayah juga berpengaruh** — Disarankan mengisi secara jujur atau memilih wilayah daratan utama. Saya sudah coba Hong Kong + tagihan Hong Kong, sering ditolak, tapi jika diganti ke wilayah daratan + faktur dari daratan, langsung lolos.
**Proses verifikasi tidak pasti** — Jujur saja, sistem verifikasi saat ini memang ada unsur "metafisika", dokumen yang sama bisa lolos atau ditolak. Jadi sebaiknya siapkan beberapa alternatif solusi untuk berjaga-jaga.
## Bagaimana cara mendapatkan bukti alamat
Banyak orang sebenarnya terhambat di bagian ini. Kalau dipikir-pikir, banyak dokumen yang bisa digunakan di sekitar kita.
**Dokumen yang umum dan valid meliputi:** Tagihan listrik, air, dan gas adalah bukti tempat tinggal tradisional; faktur elektronik dari operator seluler seperti Mobile, Unicom, Telecom juga bisa; rekening elektronik bank juga bisa, yang penting ada nama dan alamat di tagihan tersebut.
**Ada satu cara yang cukup praktis** — menggunakan faktur pembelian. Metode ini banyak orang tidak terpikirkan, tapi hasilnya cukup bagus. Jika kamu kesulitan mengumpulkan dokumen yang disebutkan di atas, cara ini sering bisa menyelamatkan situasi.