💰 Protes Mewarnai Iran di Tengah Keruntuhan Mata Uang dan Inflasi yang Meningkat
🚨 Protes nasional telah meletus di Iran saat mata uang negara tersebut, rial, jatuh ke level terendah sejak lama terhadap dolar AS, yang menyebabkan tingkat inflasi yang kritis dan pengunduran diri gubernur Bank Sentral. Demonstrasi berlangsung di #kota besar termasuk Teheran, Isfahan, Shiraz, dan Mashhad, dengan pedagang dan pemilik toko menyuarakan keluhan mereka. 📉 Rial telah mengalami depresiasi secara dramatis, kini berada di angka 1,38 juta terhadap dolar, penurunan tajam dari 32.000 rial per dolar pada tahun 2015. Krisis ekonomi ini ditandai oleh inflasi yang parah, dengan tingkat Desember mencapai 42,2% dan kenaikan signifikan harga makanan (naik 72%) dan barang kesehatan (naik 50%) dibandingkan tahun sebelumnya. Situasi ini diperburuk oleh sanksi internasional dan ketegangan regional. Ini adalah protes terbesar di Iran sejak demonstrasi tahun 2022 setelah kematian Mahsa Jina Amini. 📅 Ketidakstabilan saat ini menandai protes terbesar sejak tahun 2022, menyoroti frustrasi masyarakat terhadap kondisi ekonomi yang memburuk. Faktor-faktor yang berkontribusi terhadap kerusuhan meliputi depresiasi mata uang, tingkat inflasi yang tinggi, potensi kenaikan pajak, dan ketidakpastian dari konflik regional. #crypto
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
💰 Protes Mewarnai Iran di Tengah Keruntuhan Mata Uang dan Inflasi yang Meningkat
🚨 Protes nasional telah meletus di Iran saat mata uang negara tersebut, rial, jatuh ke level terendah sejak lama terhadap dolar AS, yang menyebabkan tingkat inflasi yang kritis dan pengunduran diri gubernur Bank Sentral. Demonstrasi berlangsung di #kota besar termasuk Teheran, Isfahan, Shiraz, dan Mashhad, dengan pedagang dan pemilik toko menyuarakan keluhan mereka. 📉 Rial telah mengalami depresiasi secara dramatis, kini berada di angka 1,38 juta terhadap dolar, penurunan tajam dari 32.000 rial per dolar pada tahun 2015. Krisis ekonomi ini ditandai oleh inflasi yang parah, dengan tingkat Desember mencapai 42,2% dan kenaikan signifikan harga makanan (naik 72%) dan barang kesehatan (naik 50%) dibandingkan tahun sebelumnya. Situasi ini diperburuk oleh sanksi internasional dan ketegangan regional. Ini adalah protes terbesar di Iran sejak demonstrasi tahun 2022 setelah kematian Mahsa Jina Amini. 📅 Ketidakstabilan saat ini menandai protes terbesar sejak tahun 2022, menyoroti frustrasi masyarakat terhadap kondisi ekonomi yang memburuk. Faktor-faktor yang berkontribusi terhadap kerusuhan meliputi depresiasi mata uang, tingkat inflasi yang tinggi, potensi kenaikan pajak, dan ketidakpastian dari konflik regional. #crypto