Di dunia digital ada fenomena aneh: barang paling berharga justru paling sulit bergerak.
Dataset yang terakumulasi di perusahaan, hasil riset institusi penelitian, file asli pekerja kreatif — semuanya adalah aset bernilai nyata, namun terperangkap di server pribadi atau cloud terpusat yang berkarat. Mau berdagang? Pengiriman rumit, penetapan kepemilikan kompleks, pembagian keuntungan adalah kekacauan. Biaya gesekan langsung membuat calon transaksi data menyerah.
Ada satu protokol yang mencoba memecah kebuntuan ini: melalui logika "hak properti data yang dapat diprogram", membuat data benar-benar bergerak.
Caranya adalah pertama-tama menggunakan enkoding RedStuff untuk menyimpan data secara aman tersebar, kemudian menghasilkan objek pintar pada rantai publik tertentu yang mewakili kepemilikan data. Inilah bagian pentingnya — aturan hak properti ditulis ke dalam kode.
Ini berarti satu set data dapat disesuaikan menjadi: "memungkinkan perusahaan tertentu membayar untuk unduhan satu kali", "memungkinkan tim penelitian tertentu hanya baca dalam setahun", "jika menghasilkan pendapatan komersial otomatis potong 5% untuk saya". Tidak perlu negosiasi, tidak perlu pengacara, tidak perlu pelacakan pasca-transaksi, semuanya dijalankan secara otomatis oleh kode.
Hasilnya adalah data berubah dari aset tetap yang berat, menjadi aset likuid yang dapat dipecah, dapat dikombinasikan, dan dapat diperdagangkan kapan saja. Pasar data triliun yang sedang tidur tiba-tiba memiliki dasar likuiditas yang sesungguhnya. Protokol ini melakukan lebih dari sekadar optimalisasi penyimpanan, tetapi memberi data atribut yang dapat diperdagangkan tingkat keuangan — inilah alasan mengapa ia dapat mengubah logika dasar penyimpanan cloud.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
14 Suka
Hadiah
14
4
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
ColdWalletGuardian
· 01-10 12:56
Wah, jika ini benar-benar bisa berjalan, masalah utama dalam pengakuan data ini akhirnya mendapatkan tantangan yang berat. Tapi jujur saja, apakah kode RedStuff ini bisa melindungi dari hacker?
Lihat AsliBalas0
FUD_Vaccinated
· 01-10 12:56
Sial, akhirnya ada orang yang menjelaskan secara lengkap tentang likuiditas data. Menulis kode ke dalam aturan hak milik ini keren banget, berapa banyak biaya pengacara yang bisa dihemat.
Lihat AsliBalas0
RealYieldWizard
· 01-10 12:51
Wah, ini benar-benar finansialisasi data yang sesungguhnya, kode adalah hukum dan bukan sekadar omong kosong
Lihat AsliBalas0
OnchainDetective
· 01-10 12:50
Tunggu sebentar, saya harus memeriksa dengan cermat rantai logika "Hak Milik yang Dapat Diprogram" ini... Berdasarkan deskripsi artikel, sistem pengakuan data + pembagian otomatis memang menyelesaikan masalah utama, tetapi pertanyaannya adalah—siapa yang menjamin bahwa data di balik objek pintar ini benar-benar bernilai sebesar itu? Bukankah ini adalah jebakan klasik "kode adalah hukum", jika ada celah dalam protokol atau disalahgunakan, pasar bernilai ratusan miliar ini bisa berubah menjadi surga pencucian uang dalam sekejap.
Di dunia digital ada fenomena aneh: barang paling berharga justru paling sulit bergerak.
Dataset yang terakumulasi di perusahaan, hasil riset institusi penelitian, file asli pekerja kreatif — semuanya adalah aset bernilai nyata, namun terperangkap di server pribadi atau cloud terpusat yang berkarat. Mau berdagang? Pengiriman rumit, penetapan kepemilikan kompleks, pembagian keuntungan adalah kekacauan. Biaya gesekan langsung membuat calon transaksi data menyerah.
Ada satu protokol yang mencoba memecah kebuntuan ini: melalui logika "hak properti data yang dapat diprogram", membuat data benar-benar bergerak.
Caranya adalah pertama-tama menggunakan enkoding RedStuff untuk menyimpan data secara aman tersebar, kemudian menghasilkan objek pintar pada rantai publik tertentu yang mewakili kepemilikan data. Inilah bagian pentingnya — aturan hak properti ditulis ke dalam kode.
Ini berarti satu set data dapat disesuaikan menjadi: "memungkinkan perusahaan tertentu membayar untuk unduhan satu kali", "memungkinkan tim penelitian tertentu hanya baca dalam setahun", "jika menghasilkan pendapatan komersial otomatis potong 5% untuk saya". Tidak perlu negosiasi, tidak perlu pengacara, tidak perlu pelacakan pasca-transaksi, semuanya dijalankan secara otomatis oleh kode.
Hasilnya adalah data berubah dari aset tetap yang berat, menjadi aset likuid yang dapat dipecah, dapat dikombinasikan, dan dapat diperdagangkan kapan saja. Pasar data triliun yang sedang tidur tiba-tiba memiliki dasar likuiditas yang sesungguhnya. Protokol ini melakukan lebih dari sekadar optimalisasi penyimpanan, tetapi memberi data atribut yang dapat diperdagangkan tingkat keuangan — inilah alasan mengapa ia dapat mengubah logika dasar penyimpanan cloud.