Pasar saham global menunjukkan momentum kenaikan yang modest untuk menutup minggu. Dow Jones naik +0.05% ke 49525, sementara Nasdaq yang berat di teknologi naik +0.09% ke 25783. Bursa Eropa mencatat pergerakan yang lebih ringan—DAX naik +0.03% ke 25295, dan FTSE London naik +0.02% ke 10138.
Di sisi mata uang, Euro melemah terhadap Dolar, dengan EURUSD turun -0.04% ke 11631. Pasar komoditas menampilkan gambaran yang campur aduk: Emas naik +0.03% ke 4516, sementara Perak melonjak +0.45% ke 8017.8—penampil yang menonjol. Minyak mentah AS bertambah +0.20%, diperdagangkan di 5881.
Sinyal yang campur aduk di seluruh aset risiko dan pasar tradisional menunjukkan bahwa investor tetap berhati-hati menjelang minggu baru. Bagi trader kripto yang memantau aliran makro, pergerakan modest di saham dan komoditas ini patut diperhatikan karena hambatan makro terus membentuk strategi rotasi aset.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Snapshot Pasar Akhir Pekan
Pasar saham global menunjukkan momentum kenaikan yang modest untuk menutup minggu. Dow Jones naik +0.05% ke 49525, sementara Nasdaq yang berat di teknologi naik +0.09% ke 25783. Bursa Eropa mencatat pergerakan yang lebih ringan—DAX naik +0.03% ke 25295, dan FTSE London naik +0.02% ke 10138.
Di sisi mata uang, Euro melemah terhadap Dolar, dengan EURUSD turun -0.04% ke 11631. Pasar komoditas menampilkan gambaran yang campur aduk: Emas naik +0.03% ke 4516, sementara Perak melonjak +0.45% ke 8017.8—penampil yang menonjol. Minyak mentah AS bertambah +0.20%, diperdagangkan di 5881.
Sinyal yang campur aduk di seluruh aset risiko dan pasar tradisional menunjukkan bahwa investor tetap berhati-hati menjelang minggu baru. Bagi trader kripto yang memantau aliran makro, pergerakan modest di saham dan komoditas ini patut diperhatikan karena hambatan makro terus membentuk strategi rotasi aset.