Ada kontras menarik yang sedang berlangsung di pasar Bitcoin saat ini. Sementara trader ritel menekan tombol panik dan menjual kepemilikan mereka saat harga turun, lembaga keuangan besar diam-diam membangun posisi. Pola ini berulang seperti jam pasir—ketakutan di satu sudut pasar menciptakan peluang membeli di sudut lain.
Data menunjukkan cerita yang menarik: mereka yang panik menjual saat penurunan sering kali melewatkan reli pemulihan berikutnya. Sementara itu, pemain institusional dengan horizon waktu yang lebih panjang melihat momen volatil ini sebagai titik masuk untuk mengakumulasi dengan harga yang lebih rendah. Ini bukan tentang memprediksi dasar pasar secara sempurna; ini tentang memahami siklus pasar dan memiliki keyakinan untuk tetap pada strategi Anda saat semua orang panik.
Pelajarannya? Saat koreksi pasar berikutnya, perhatikan pemain mana yang benar-benar membeli. Spoiler alert: jarang yang menekan tombol jual.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
11 Suka
Hadiah
11
7
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
DataChief
· 01-13 09:04
Saat retail trader memotong rugi, institusi sedang mengumpulkan barang, setiap kali seperti ini...
Lihat AsliBalas0
DogeBachelor
· 01-11 13:10
又是这套剧本... lembaga makan daging investor kecil minum kuah
---
Jelasnya ini masalah mental, berapa orang yang benar-benar bisa bertahan
---
Setiap kali seperti ini, tapi saat harga turun, bukannya bersama-sama menjual...
---
Kuncinya adalah harus punya modal untuk bertahan, dari mana kita punya modal untuk menunggu dasar harga
---
Kalimat ini benar tapi sia-sia didengar, lain kali panik tetap saja lari
---
Lembaga sudah menang sejak awal, kita bermain bukan di permainan yang sama
---
Tunggu saja, bagaimanapun saya juga tidak buru-buru jual
Lihat AsliBalas0
MysteryBoxAddict
· 01-11 10:48
Ini lagi-lagi pola lama di mana para pemain besar makan daging, sementara investor ritel minum sup. Setiap kali terjadi penurunan tajam, saya melihat banyak orang menjual, sementara institusi diam-diam membeli, sangat lucu...
Lihat AsliBalas0
GasFeeDodger
· 01-10 10:02
Investor ritel saat panik langsung menjual sahamnya, sementara institusi sudah lama diam-diam meraup keuntungan, pola ini benar-benar sudah sangat kuno.
Lihat AsliBalas0
FlashLoanKing
· 01-10 10:02
Ini lagi-lagi narasi yang sama... institusi membeli saat harga rendah dan retail terpaksa menjual, tapi masalahnya siapa sih yang benar-benar tahu di mana institusi membeli?
---
Aku cuma pengen tahu kenapa setiap kali harga turun selalu ada yang bilang institusi lagi makan uang, baru setelah rebound baru muncul data...
---
Memegang koin tetap saja menjual, akhirnya semua jadi korban penampungan, beneran.
---
Dibilang bagus, sebenarnya cuma judi apakah ada penampungan berikutnya...
---
Pegang mata tertutup? Teman, terakhir kali dia lakukan begitu langsung terjebak selama enam bulan.
---
Tunggu dulu, apakah institusi benar-benar sedang membangun posisi atau cuma lagi cerita-cerita dan menipu kita?
---
Pikiran yang baik itu bagus, tapi kalau benar-benar rugi apa yang bisa dilakukan?
Lihat AsliBalas0
LiquidationOracle
· 01-10 09:50
ngl Lagi-lagi skenario lama ini, investor ritel panik, institusi langsung mengambil keuntungan.. selalu begitu, masih ada yang tertipu
Lihat AsliBalas0
UnluckyValidator
· 01-10 09:36
Ini lagi-lagi trik lama di mana institusi mengumpulkan dana dan ritel yang mengambil alih, selalu seperti ini setiap kali dipentaskan
Ada kontras menarik yang sedang berlangsung di pasar Bitcoin saat ini. Sementara trader ritel menekan tombol panik dan menjual kepemilikan mereka saat harga turun, lembaga keuangan besar diam-diam membangun posisi. Pola ini berulang seperti jam pasir—ketakutan di satu sudut pasar menciptakan peluang membeli di sudut lain.
Data menunjukkan cerita yang menarik: mereka yang panik menjual saat penurunan sering kali melewatkan reli pemulihan berikutnya. Sementara itu, pemain institusional dengan horizon waktu yang lebih panjang melihat momen volatil ini sebagai titik masuk untuk mengakumulasi dengan harga yang lebih rendah. Ini bukan tentang memprediksi dasar pasar secara sempurna; ini tentang memahami siklus pasar dan memiliki keyakinan untuk tetap pada strategi Anda saat semua orang panik.
Pelajarannya? Saat koreksi pasar berikutnya, perhatikan pemain mana yang benar-benar membeli. Spoiler alert: jarang yang menekan tombol jual.