Pergerakan harga Bitcoin sangat terkait erat dengan kondisi likuiditas global. Tahun 2022 hingga 2024 menyaksikan likuiditas secara sistematis dikuras melalui pengencangan kuantitatif (QT), yang menekan potensi kenaikan di seluruh pasar kripto. Titik balik terjadi pada awal Januari 2026, ketika bank sentral mulai menyuntikkan kembali likuiditas ke dalam sistem.
Melihat indikator lagging 50-hari dari likuiditas global, pola menjadi sangat jelas. Grafik menunjukkan pengaturan Akumulasi Wyckoff yang textbook—bentuk yang tepat yang akan Anda lihat saat uang pintar diam-diam membangun posisi menjelang pergerakan besar. Korelasi antara ekspansi likuiditas dan fase markup Bitcoin tidak dapat disangkal. Ketika modal mengalir kembali ke dalam sistem, itu tidak tersebar secara acak; melainkan mengikuti gelombang yang dapat diprediksi yang muncul baik dalam data makro maupun metrik on-chain.
Ini bukan sekadar tebakan. Data menceritakan sebuah kisah: kompresi QT → akumulasi → injeksi likuiditas → siklus distribusi. Bitcoin tidak bergerak dalam vakum—ia mengalir ke mana uang mengalir.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
12 Suka
Hadiah
12
4
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
PessimisticOracle
· 01-09 21:11
Tidak ada yang salah, hanya saja injeksi likuiditas kali ini datang terlalu terlambat, selama tahun 2022 hingga 2024 kita dihantam cukup parah oleh QT, kenapa tidak dilakukan lebih awal?
Lihat AsliBalas0
LeekCutter
· 01-09 20:52
Aduh, lagi-lagi wyckoff dan on-chain, teori ini sudah saya dengar tahun lalu, apakah benar-benar begitu akurat?
Sederhananya, semakin banyak uang, Bitcoin akan naik, bukankah itu sudah jelas...
Apakah benar-benar bisa bangkit kembali dengan likuiditas di tahun 26? Saya sudah tahan memegang koin selama ini hanya menunggu gelombang ini
Bank sentral melonggarkan kebijakan, kita para retail selalu menjadi yang terakhir menanggung kerugian, agak menyebalkan
Data memang bagus, tapi yang penting apakah kita bisa mengikuti langkahnya, rasanya chart paling sering menipu
Lihat AsliBalas0
DeadTrades_Walking
· 01-09 20:47
Honestly, it's just following the liquidity, right? I already knew that.
---
It's either Wyckoff or smart money, why not just say "I don't know" directly?
---
Saying this in 2026 is a bit late, haha
---
Wait, you're saying this rally is because of central bank liquidity injection?
---
The data looks good but how do you actually make money from it? That's the key.
---
If you could really predict liquidity, you'd be rich already. Why are we even discussing this?
---
Feels like every time people can find an indicator to explain things in hindsight.
---
I've heard the liquidity story a hundred times, but most people still can't time it right.
Lihat AsliBalas0
TeaTimeTrader
· 01-09 20:44
Uang mengalir ke mana, mata uang pun mengalir ke sana, kali ini benar-benar tepat sasaran
Pergerakan harga Bitcoin sangat terkait erat dengan kondisi likuiditas global. Tahun 2022 hingga 2024 menyaksikan likuiditas secara sistematis dikuras melalui pengencangan kuantitatif (QT), yang menekan potensi kenaikan di seluruh pasar kripto. Titik balik terjadi pada awal Januari 2026, ketika bank sentral mulai menyuntikkan kembali likuiditas ke dalam sistem.
Melihat indikator lagging 50-hari dari likuiditas global, pola menjadi sangat jelas. Grafik menunjukkan pengaturan Akumulasi Wyckoff yang textbook—bentuk yang tepat yang akan Anda lihat saat uang pintar diam-diam membangun posisi menjelang pergerakan besar. Korelasi antara ekspansi likuiditas dan fase markup Bitcoin tidak dapat disangkal. Ketika modal mengalir kembali ke dalam sistem, itu tidak tersebar secara acak; melainkan mengikuti gelombang yang dapat diprediksi yang muncul baik dalam data makro maupun metrik on-chain.
Ini bukan sekadar tebakan. Data menceritakan sebuah kisah: kompresi QT → akumulasi → injeksi likuiditas → siklus distribusi. Bitcoin tidak bergerak dalam vakum—ia mengalir ke mana uang mengalir.