Unit Intelijen Keuangan (FIU) India telah memberlakukan persyaratan kepatuhan yang lebih ketat untuk penyedia layanan cryptocurrency dan Aset Digital Virtual (VDA), menandai perubahan signifikan dalam lanskap regulasi. Kerangka kerja yang diperbarui memperkenalkan tiga perubahan penting yang harus segera diterapkan oleh platform.
Pertama, perusahaan crypto sekarang wajib menunjuk Pejabat Utama yang bertanggung jawab untuk mengawasi langkah-langkah kepatuhan anti-pencucian uang (AML). Kedua, audit keamanan siber CERT-In menjadi persyaratan regulasi, memperkuat postur keamanan platform yang beroperasi di pasar India. Ketiga, dan mungkin yang paling penting, bursa dan kustodian sekarang harus mengumpulkan dan mengungkapkan informasi pengirim dan penerima di seluruh transaksi—bahkan hingga transfer dompet self-custody, sebuah langkah yang secara signifikan mengurangi anonimitas dalam ekosistem.
Peraturan yang ketat ini mencerminkan tekad India untuk membawa operasi cryptocurrency di bawah pengawasan regulasi yang lebih ketat sambil membangun perlindungan kelembagaan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
16 Suka
Hadiah
16
5
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
TaxEvader
· 01-10 05:33
India ini akan mengendalikan cryptocurrency secara total, bahkan pengelolaan sendiri harus melaporkan informasi, ruang privasi semakin menyempit.
Lihat AsliBalas0
MechanicalMartel
· 01-09 17:55
Cara bermain di India ini... Dompet self-custody harus diungkap, apakah ada privasi sama sekali?
Lihat AsliBalas0
GoldDiggerDuck
· 01-09 17:55
Operasi ini di India langsung mematikan anonimitas, bahkan dompet self-custody harus mengungkapkan informasi? Ini masih mau apa lagi
Lihat AsliBalas0
ForkTongue
· 01-09 17:51
India akan menghapus anonimitas, jadi dompet self-custody juga tidak bisa disembunyikan lagi...
Lihat AsliBalas0
SerRugResistant
· 01-09 17:49
Operasi ini di India, anonimitas langsung hilang, dompet self-custody juga harus menggunakan identifikasi asli... rasanya tidak jauh dari pengawasan penuh
Unit Intelijen Keuangan (FIU) India telah memberlakukan persyaratan kepatuhan yang lebih ketat untuk penyedia layanan cryptocurrency dan Aset Digital Virtual (VDA), menandai perubahan signifikan dalam lanskap regulasi. Kerangka kerja yang diperbarui memperkenalkan tiga perubahan penting yang harus segera diterapkan oleh platform.
Pertama, perusahaan crypto sekarang wajib menunjuk Pejabat Utama yang bertanggung jawab untuk mengawasi langkah-langkah kepatuhan anti-pencucian uang (AML). Kedua, audit keamanan siber CERT-In menjadi persyaratan regulasi, memperkuat postur keamanan platform yang beroperasi di pasar India. Ketiga, dan mungkin yang paling penting, bursa dan kustodian sekarang harus mengumpulkan dan mengungkapkan informasi pengirim dan penerima di seluruh transaksi—bahkan hingga transfer dompet self-custody, sebuah langkah yang secara signifikan mengurangi anonimitas dalam ekosistem.
Peraturan yang ketat ini mencerminkan tekad India untuk membawa operasi cryptocurrency di bawah pengawasan regulasi yang lebih ketat sambil membangun perlindungan kelembagaan.