Keberhasilan penyimpanan terdesentralisasi benar-benar telah datang. Bicara tentang Walrus, protokol penyimpanan yang berjalan di atas Sui ini memang memiliki sesuatu—ia menggunakan solusi teknologi pengkodean erasure dan distribusi blob, membuat penyimpanan file menjadi efisien dan murah, serta secara alami tahan sensor.
Inti dari sistem ini adalah token WAL. Bukan hanya alat insentif, tetapi yang lebih penting adalah tata kelola—pemegang token memiliki hak suara dan dapat memilih arah evolusi protokol. Desain seperti ini memberi komunitas rasa kepemilikan yang nyata.
Secara teknis, Walrus mendapatkan keunggulan performa berkat arsitektur Sui, ini bukan sekadar omong kosong. Ditambah lagi, semakin banyak mitra ekosistem yang bergabung, skenario aplikasi pun terus berkembang—dari dApps hingga berbagai alat yang bermunculan, penggunaan nyata token WAL pun semakin beragam.
Keamanan juga tidak main-main. Teknologi pengkodean ditambah audit rutin, tingkat perlindungan data pengguna setara dengan menghindari semua risiko dari penyimpanan terpusat. Di tengah dominasi penyimpanan cloud oleh raksasa, solusi alternatif ini memang patut diperhatikan.
Yang paling menarik adalah antusiasme komunitas. Diskusi di media sosial tak henti-hentinya, energi spontan ini sering mendorong proyek untuk berkembang dengan cepat. Alasan mendukung Walrus adalah: ia tidak hanya melakukan inovasi dari segi teknologi, tetapi juga benar-benar menerapkan prinsip desentralisasi dalam ekosistemnya. Bagi pengguna yang membutuhkan solusi penyimpanan, ini adalah arah yang layak untuk dieksplorasi.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Keberhasilan penyimpanan terdesentralisasi benar-benar telah datang. Bicara tentang Walrus, protokol penyimpanan yang berjalan di atas Sui ini memang memiliki sesuatu—ia menggunakan solusi teknologi pengkodean erasure dan distribusi blob, membuat penyimpanan file menjadi efisien dan murah, serta secara alami tahan sensor.
Inti dari sistem ini adalah token WAL. Bukan hanya alat insentif, tetapi yang lebih penting adalah tata kelola—pemegang token memiliki hak suara dan dapat memilih arah evolusi protokol. Desain seperti ini memberi komunitas rasa kepemilikan yang nyata.
Secara teknis, Walrus mendapatkan keunggulan performa berkat arsitektur Sui, ini bukan sekadar omong kosong. Ditambah lagi, semakin banyak mitra ekosistem yang bergabung, skenario aplikasi pun terus berkembang—dari dApps hingga berbagai alat yang bermunculan, penggunaan nyata token WAL pun semakin beragam.
Keamanan juga tidak main-main. Teknologi pengkodean ditambah audit rutin, tingkat perlindungan data pengguna setara dengan menghindari semua risiko dari penyimpanan terpusat. Di tengah dominasi penyimpanan cloud oleh raksasa, solusi alternatif ini memang patut diperhatikan.
Yang paling menarik adalah antusiasme komunitas. Diskusi di media sosial tak henti-hentinya, energi spontan ini sering mendorong proyek untuk berkembang dengan cepat. Alasan mendukung Walrus adalah: ia tidak hanya melakukan inovasi dari segi teknologi, tetapi juga benar-benar menerapkan prinsip desentralisasi dalam ekosistemnya. Bagi pengguna yang membutuhkan solusi penyimpanan, ini adalah arah yang layak untuk dieksplorasi.