Strategi Analisis Pasar Perdagangan Kontrak Bollinger Bands
I. Prinsip Inti Bollinger Bands
Bollinger Bands (Bollinger Bands) terdiri dari tiga garis jalur:
• Jalur Tengah: Rata-rata Pergerakan 20 hari (MA20)
• Jalur Atas: Jalur Tengah + 2 kali standar deviasi
• Jalur Bawah: Jalur Tengah - 2 kali standar deviasi
Standar deviasi mencerminkan volatilitas harga, ketika pasar menjadi lebih volatile, pita Bollinger akan melebar; saat volatilitas menurun, pita Bollinger akan menyempit.
II. Poin Penting Analisis Pasar dengan Bollinger Bands
1. Penilaian Posisi Harga
• Dekat Jalur Atas: Harga berada di posisi relatif tinggi, kemungkinan overbought
• Dekat Jalur Bawah: Harga berada di posisi relatif rendah, kemungkinan oversold
• Dekat Jalur Tengah: Harga berada di posisi seimbang relatif
2. Sinyal Bentuk Pita Bollinger
• Pembukaan melebar: Tren pasar mulai, volatilitas meningkat
• Penutupan menyempit: Konsolidasi sideways, menunggu arah berikutnya
• Tiga garis datar: Konsolidasi horizontal, menunggu terobosan
III. Strategi Perdagangan Sederhana
Strategi 1: Breakout Penutupan Pita Bollinger
Kondisi Masuk:
• Pita Bollinger terus menyempit (volatilitas menurun)
• Harga menembus jalur atas atau bawah
• Volume transaksi meningkat sebagai konfirmasi
Operasi:
• Menembus jalur atas ke atas: Beli (long)
• Menembus jalur bawah ke bawah: Jual (short)
• Stop loss ditempatkan di titik terendah/tertinggi lilin breakout
• Take profit mengacu pada jalur tengah Bollinger atau jalur berlawanan
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Strategi Analisis Pasar Perdagangan Kontrak Bollinger Bands
I. Prinsip Inti Bollinger Bands
Bollinger Bands (Bollinger Bands) terdiri dari tiga garis jalur:
• Jalur Tengah: Rata-rata Pergerakan 20 hari (MA20)
• Jalur Atas: Jalur Tengah + 2 kali standar deviasi
• Jalur Bawah: Jalur Tengah - 2 kali standar deviasi
Standar deviasi mencerminkan volatilitas harga, ketika pasar menjadi lebih volatile, pita Bollinger akan melebar; saat volatilitas menurun, pita Bollinger akan menyempit.
II. Poin Penting Analisis Pasar dengan Bollinger Bands
1. Penilaian Posisi Harga
• Dekat Jalur Atas: Harga berada di posisi relatif tinggi, kemungkinan overbought
• Dekat Jalur Bawah: Harga berada di posisi relatif rendah, kemungkinan oversold
• Dekat Jalur Tengah: Harga berada di posisi seimbang relatif
2. Sinyal Bentuk Pita Bollinger
• Pembukaan melebar: Tren pasar mulai, volatilitas meningkat
• Penutupan menyempit: Konsolidasi sideways, menunggu arah berikutnya
• Tiga garis datar: Konsolidasi horizontal, menunggu terobosan
III. Strategi Perdagangan Sederhana
Strategi 1: Breakout Penutupan Pita Bollinger
Kondisi Masuk:
• Pita Bollinger terus menyempit (volatilitas menurun)
• Harga menembus jalur atas atau bawah
• Volume transaksi meningkat sebagai konfirmasi
Operasi:
• Menembus jalur atas ke atas: Beli (long)
• Menembus jalur bawah ke bawah: Jual (short)
• Stop loss ditempatkan di titik terendah/tertinggi lilin breakout
• Take profit mengacu pada jalur tengah Bollinger atau jalur berlawanan