Dengan kekhawatiran inflasi yang meningkat secara global, sebuah perubahan penting sedang berlangsung di pasar Treasury. Secara tradisional, obligasi pemerintah telah berfungsi sebagai tempat aman terakhir selama gejolak pasar. Namun belakangan ini, ekspektasi inflasi yang meningkat menciptakan dinamika yang aneh—apakah tekanan harga yang meningkat akhirnya mengatasi permintaan pelarian ke aman yang biasanya mendukung harga Treasury?
Ketegangan ini menimbulkan pertanyaan penting bagi para investor. Inflasi yang lebih tinggi biasanya mengikis nilai obligasi, mendorong hasil (yield) lebih tinggi. Sementara itu, permintaan tempat aman yang didorong oleh ketakutan biasanya menjaga Treasury tetap diminati. Ketika kekuatan ini bertentangan, mana yang akan menang? Jawabannya penting tidak hanya bagi trader pendapatan tetap, tetapi juga bagi siapa saja yang mengelola portofolio yang terdiversifikasi—including investor kripto yang mempertimbangkan lindung nilai makroekonomi.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Dengan kekhawatiran inflasi yang meningkat secara global, sebuah perubahan penting sedang berlangsung di pasar Treasury. Secara tradisional, obligasi pemerintah telah berfungsi sebagai tempat aman terakhir selama gejolak pasar. Namun belakangan ini, ekspektasi inflasi yang meningkat menciptakan dinamika yang aneh—apakah tekanan harga yang meningkat akhirnya mengatasi permintaan pelarian ke aman yang biasanya mendukung harga Treasury?
Ketegangan ini menimbulkan pertanyaan penting bagi para investor. Inflasi yang lebih tinggi biasanya mengikis nilai obligasi, mendorong hasil (yield) lebih tinggi. Sementara itu, permintaan tempat aman yang didorong oleh ketakutan biasanya menjaga Treasury tetap diminati. Ketika kekuatan ini bertentangan, mana yang akan menang? Jawabannya penting tidak hanya bagi trader pendapatan tetap, tetapi juga bagi siapa saja yang mengelola portofolio yang terdiversifikasi—including investor kripto yang mempertimbangkan lindung nilai makroekonomi.