Dalam perdagangan derivatif cryptocurrency, dua metode penyelesaian yang paling umum didasarkan pada stablecoin dan aset kripto. Di antaranya, kontrak berbasis koin menggunakan cryptocurrency secara langsung sebagai margin dan unit penyelesaian, sementara U-basis menggunakan stablecoin seperti USDT untuk penilaian.
Logika operasional kontrak U-basis adalah berdasarkan harga dan penyelesaian USDT, karena USDT terikat dengan nilai dolar AS, investor dapat menilai keuntungan secara langsung dari perspektif fiat. Sebagai contoh, jika Anda mendapatkan 1000 USDT, hampir setara dengan mendapatkan 1000 dolar AS sebagai imbalan. Mode ini lebih ramah bagi trader yang terbiasa berpikir dalam mata uang fiat, terutama bagi mereka yang ingin memahami keuntungan nyata secara cepat.
Keunggulan dan Aplikasi Kontrak Berbasis Koin
Kontrak berbasis koin menggunakan mode terbalik, dengan BTC, ETH, dan cryptocurrency lain sebagai mata uang dasar untuk perhitungan margin. Sebagai contoh, kontrak berbasis BTC menggunakan Bitcoin sebagai margin awal dan unit penyelesaian keuntungan/kerugian.
Keunggulan unik dari mode ini adalah meningkatkan efisiensi penggunaan dana. Investor yang memegang cryptocurrency tidak perlu menukarkan aset mereka ke USDT, tetapi dapat langsung melakukan perdagangan kontrak dan operasi lindung nilai. Dengan kata lain, Anda dapat mempertahankan Bitcoin atau Ethereum yang dimiliki, sekaligus menggunakan kontrak berbasis koin untuk manajemen risiko atau peningkatan keuntungan.
Karena kontrak berbasis koin secara intrinsik memiliki fitur leverage 1x, saat pasar bullish datang, keuntungan akan langsung berubah menjadi peningkatan jumlah cryptocurrency yang Anda miliki. Ini adalah alat alokasi aset yang efisien bagi trader yang optimis terhadap aset kripto jangka panjang, ingin melakukan lindung nilai saat pasar bearish, dan menambah posisi saat pasar bullish.
Bagaimana Memilih Metode Perdagangan yang Paling Sesuai
Memilih U-basis dalam skenario tertentu: Ketika Anda memegang USDT atau aset fiat lainnya, U-basis menawarkan cara perhitungan keuntungan yang langsung dan praktis. Selain itu, volume perdagangan berbasis U-basis biasanya lebih banyak, memberikan trader lebih banyak pilihan.
Memilih kontrak berbasis koin dalam skenario tertentu: Jika Anda sudah memegang Bitcoin atau Ethereum dan tidak ingin menjual dengan harga rendah untuk mendapatkan USDT, kontrak berbasis koin menjadi solusi ideal. Terutama dalam tren bullish jangka panjang, menggunakan kontrak berbasis koin untuk perdagangan akan secara langsung mengubah keuntungan menjadi peningkatan posisi, ini adalah cara efisien untuk menambah aset kripto.
Risiko dan Kesimpulan
Terlepas dari mode mana yang dipilih, harus diingat bahwa perdagangan cryptocurrency melibatkan risiko besar. Perdagangan dengan leverage akan memperbesar risiko dan keuntungan, sehingga investor harus memahami risiko yang terlibat sebelum membuat keputusan.
U-basis dan kontrak berbasis koin masing-masing memiliki fokus tersendiri, kuncinya adalah menyesuaikan dengan komposisi aset, tujuan perdagangan, dan toleransi risiko pribadi. Investor yang memiliki aset stablecoin cenderung memilih U-basis karena kesederhanaannya, sementara trader yang memegang cryptocurrency dan ingin menambah posisi jangka panjang dapat memanfaatkan kontrak berbasis koin untuk lindung nilai dan peningkatan aset secara bersamaan.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
U berbasis kontrak dan berbasis koin dalam perdagangan kontrak: Bagaimana menilai cara yang paling sesuai untuk Anda
Perbedaan Inti Antara Dua Mode Kontrak
Dalam perdagangan derivatif cryptocurrency, dua metode penyelesaian yang paling umum didasarkan pada stablecoin dan aset kripto. Di antaranya, kontrak berbasis koin menggunakan cryptocurrency secara langsung sebagai margin dan unit penyelesaian, sementara U-basis menggunakan stablecoin seperti USDT untuk penilaian.
Logika operasional kontrak U-basis adalah berdasarkan harga dan penyelesaian USDT, karena USDT terikat dengan nilai dolar AS, investor dapat menilai keuntungan secara langsung dari perspektif fiat. Sebagai contoh, jika Anda mendapatkan 1000 USDT, hampir setara dengan mendapatkan 1000 dolar AS sebagai imbalan. Mode ini lebih ramah bagi trader yang terbiasa berpikir dalam mata uang fiat, terutama bagi mereka yang ingin memahami keuntungan nyata secara cepat.
Keunggulan dan Aplikasi Kontrak Berbasis Koin
Kontrak berbasis koin menggunakan mode terbalik, dengan BTC, ETH, dan cryptocurrency lain sebagai mata uang dasar untuk perhitungan margin. Sebagai contoh, kontrak berbasis BTC menggunakan Bitcoin sebagai margin awal dan unit penyelesaian keuntungan/kerugian.
Keunggulan unik dari mode ini adalah meningkatkan efisiensi penggunaan dana. Investor yang memegang cryptocurrency tidak perlu menukarkan aset mereka ke USDT, tetapi dapat langsung melakukan perdagangan kontrak dan operasi lindung nilai. Dengan kata lain, Anda dapat mempertahankan Bitcoin atau Ethereum yang dimiliki, sekaligus menggunakan kontrak berbasis koin untuk manajemen risiko atau peningkatan keuntungan.
Karena kontrak berbasis koin secara intrinsik memiliki fitur leverage 1x, saat pasar bullish datang, keuntungan akan langsung berubah menjadi peningkatan jumlah cryptocurrency yang Anda miliki. Ini adalah alat alokasi aset yang efisien bagi trader yang optimis terhadap aset kripto jangka panjang, ingin melakukan lindung nilai saat pasar bearish, dan menambah posisi saat pasar bullish.
Bagaimana Memilih Metode Perdagangan yang Paling Sesuai
Memilih U-basis dalam skenario tertentu: Ketika Anda memegang USDT atau aset fiat lainnya, U-basis menawarkan cara perhitungan keuntungan yang langsung dan praktis. Selain itu, volume perdagangan berbasis U-basis biasanya lebih banyak, memberikan trader lebih banyak pilihan.
Memilih kontrak berbasis koin dalam skenario tertentu: Jika Anda sudah memegang Bitcoin atau Ethereum dan tidak ingin menjual dengan harga rendah untuk mendapatkan USDT, kontrak berbasis koin menjadi solusi ideal. Terutama dalam tren bullish jangka panjang, menggunakan kontrak berbasis koin untuk perdagangan akan secara langsung mengubah keuntungan menjadi peningkatan posisi, ini adalah cara efisien untuk menambah aset kripto.
Risiko dan Kesimpulan
Terlepas dari mode mana yang dipilih, harus diingat bahwa perdagangan cryptocurrency melibatkan risiko besar. Perdagangan dengan leverage akan memperbesar risiko dan keuntungan, sehingga investor harus memahami risiko yang terlibat sebelum membuat keputusan.
U-basis dan kontrak berbasis koin masing-masing memiliki fokus tersendiri, kuncinya adalah menyesuaikan dengan komposisi aset, tujuan perdagangan, dan toleransi risiko pribadi. Investor yang memiliki aset stablecoin cenderung memilih U-basis karena kesederhanaannya, sementara trader yang memegang cryptocurrency dan ingin menambah posisi jangka panjang dapat memanfaatkan kontrak berbasis koin untuk lindung nilai dan peningkatan aset secara bersamaan.