Perdagangan posisi panjang dan pendek: Menguasai dua alat utama di pasar cryptocurrency

Dalam perdagangan aset digital, peluang untuk menghasilkan uang tidak hanya ada saat harga sedang naik. Baik pasar sedang naik maupun turun, trader yang memahami penggunaan long posisi (лонг) dan short posisi (шорт) sebagai dua strategi dasar, dapat menemukan jalur untuk meraih keuntungan. Namun banyak pemula yang masih bingung dengan kedua konsep ini, bahkan sering mengacaukannya. Artikel ini akan membantu Anda memahami secara menyeluruh perbedaan esensial antara long dan short, serta bagaimana menerapkannya secara fleksibel dalam praktik.

Dimulai dari Long: Cara paling intuitif untuk menghasilkan uang

Long posisi secara sederhana adalah logika “beli rendah jual tinggi” secara tradisional. Anda yakin bahwa suatu aset kripto (misalnya Bitcoin) akan naik harganya, sehingga membeli dan menahannya, menunggu harga mencapai target untuk kemudian dijual dan mendapatkan keuntungan.

Dalam perdagangan kripto, long posisi memiliki dua bentuk utama:

Long di pasar spot — cara paling aman namun juga paling sederhana. Membeli aset digital langsung dan menyimpannya di dompet, menunggu nilainya meningkat. Misalnya membeli Bitcoin dengan harga saat ini $90.54K, dan menjualnya saat harganya naik ke $100K. Risiko dan keuntungan langsung terkait dengan modal yang Anda tanamkan.

Long di pasar derivatif — melalui kontrak futures atau margin trading, Anda dapat menggunakan modal yang lebih kecil untuk mengendalikan volume trading yang lebih besar. Misalnya membeli Bitcoin dengan leverage 10x, dengan margin $9,000, Anda bisa mengontrol posisi sebesar $90,000. Cara ini menawarkan potensi keuntungan lebih besar, tetapi risiko juga meningkat berkali-kali lipat.

Apa ciri khas dari trading long? Secara teori, harga bisa naik tanpa batas, sehingga potensi keuntungan Anda sangat tinggi. Tapi kerugian memiliki batas — paling buruk adalah kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan.

Berpikir terbalik: Bagaimana meraih keuntungan saat pasar turun

Short posisi adalah “cermin” dari long. Konsep ini mungkin asing bagi banyak pemula karena dalam kehidupan nyata kita jarang melakukan “jual dulu baru beli”. Tapi di pasar trading, ini adalah strategi yang sepenuhnya legal dan sering digunakan.

Misalnya: Anda memprediksi Bitcoin akan turun dari harga saat ini. Anda bisa meminjam satu Bitcoin dari platform, menjualnya di harga saat ini, lalu menunggu harga turun dan membelinya kembali untuk dikembalikan, selisihnya adalah keuntungan Anda. Atau langsung menggunakan kontrak derivatif untuk membuka posisi short, bertaruh bahwa harga akan turun.

Ada dua cara kerja short:

Melalui pinjaman margin — meminjam aset dari platform, langsung menjualnya di harga saat ini, lalu menunggu harga turun. Jika benar harga turun, Anda membeli kembali aset yang sama jumlahnya untuk melunasi pinjaman, dan selisihnya menjadi keuntungan.

Melalui kontrak futures/derivatif — lebih simpel dan langsung, membuka posisi short dengan taruhan bahwa harga akan turun, tanpa perlu meminjam aset secara fisik.

Risiko dari short posisi memiliki karakteristik unik: secara teori, harga bisa naik tanpa batas, sehingga kerugian juga bisa tak terbatas. Tapi sebaliknya, harga tidak akan pernah turun di bawah nol, sehingga keuntungan maksimal terbatas.

Perbandingan inti antara long dan short

Mari kita lihat kedua strategi ini secara berdampingan, agar perbedaannya lebih jelas:

Dimensi Long Short
Aksi dasar Beli dulu, jual kemudian Jual dulu, beli kemudian
Ekspektasi pasar Bullish (mengharapkan naik) Bearish (mengharapkan turun)
Batas kerugian Terbatas pada modal yang diinvestasikan Secara teori tak terbatas
Batas keuntungan Tak terbatas Terbatas di harga nol
Tingkat kesulitan Pemula Menengah-Advanced
Pasar yang cocok Pasar bullish Pasar bearish

Mengaplikasikan long dan short di pasar nyata

Misalnya Anda mengamati pergerakan Bitcoin. Secara teknikal dan berita, tren menunjukkan kenaikan, dan Anda memutuskan untuk long. Anda membeli 1 BTC di harga saat ini $90.54K, atau menggunakan leverage 5x untuk membeli posisi 5 BTC (modal $90.54K).

Jika pasar benar naik ke $95K, keuntungan dari posisi spot adalah sekitar $4,460, sedangkan leverage 5x akan menghasilkan keuntungan sekitar $22,300. Tentu saja, jika pasar berbalik dan bergerak turun, risiko kerugian juga akan berlipat.

Sebaliknya, jika Anda mendeteksi sinyal puncak pasar dan memperkirakan harga akan koreksi, Anda bisa membuka short di harga $90.54K melalui kontrak derivatif. Jika harga benar turun ke $85K, Anda bisa mendapatkan keuntungan sekitar $5,540 (dengan posisi 1x).

Memahami indikator sentimen pasar: Rasio Long-Short

Ada satu indikator yang berguna sebagai acuan pasar — Rasio Long-Short (perbandingan posisi long dan short). Indikator ini mencerminkan pandangan kolektif trader.

Ketika rasio long terhadap short sangat tinggi (misalnya 3:1), artinya mayoritas trader sedang bullish, dan sentimen pasar cenderung optimis. Ini kadang menandakan overbought — harga sudah terlalu tinggi dan berpotensi koreksi.

Sebaliknya, rasio rendah (misalnya 1:3) menunjukkan mayoritas posisi short, dan sentimen pasar cenderung pesimis. Ini bisa menjadi sinyal bahwa harga sudah oversold dan berpotensi rebound.

Trader cerdas menggunakan rasio ini sebagai indikator kontra: saat pasar terlalu bullish, berhati-hatilah; saat pasar terlalu bearish, cari peluang.

Manajemen risiko: Penggunaan leverage secara tepat

Baik long maupun short bisa diperbesar hasilnya dengan leverage, tetapi risiko juga meningkat secara signifikan. Langkah pengendalian risiko utama meliputi:

Selalu pasang stop-loss — apapun posisi Anda, tetapkan level kerugian maksimal dan tutup posisi jika tercapai. Jangan berharap bisa balik modal saat pasar berbalik.

Kelola ukuran posisi — jangan menaruh seluruh dana dalam satu posisi. Bahkan jika yakin pasar akan bergerak sesuai prediksi, lakukan secara bertahap untuk mengurangi risiko kerugian besar.

Evaluasi leverage secara bijak — leverage tinggi memang menarik, tapi bisa menyebabkan forced liquidation (margin call). Jika belum berpengalaman, gunakan leverage 2-3x saja.

Review posisi secara berkala — kondisi pasar selalu berubah, dan analisis awal bisa jadi tidak valid lagi. Periksa dan sesuaikan strategi Anda secara rutin.

Bagaimana memutuskan: Long atau short

Memilih untuk long atau short tidak ada jawaban mutlak, tergantung pada beberapa faktor:

Analisis tren pasar — gunakan grafik candlestick, moving average, RSI, MACD, dan indikator lain untuk menilai arah tren utama. Tren jangka menengah biasanya lebih dapat diandalkan daripada fluktuasi jangka pendek.

Toleransi risiko pribadi — long posisi di pasar spot relatif lebih aman dan cocok untuk trader konservatif. Short dengan leverage tinggi memerlukan pengalaman dan keberanian lebih.

Jangka waktu — apakah Anda ingin hold selama beberapa hari atau bulan? Dalam volatilitas jangka pendek, peluang long dan short sama-sama banyak. Untuk investasi jangka panjang, biasanya lebih aman melakukan posisi long.

Skala modal — jika modal kecil, gunakan leverage kecil dan fokus pada long posisi spot. Setelah pengalaman dan modal bertambah, bisa mempertimbangkan derivatif dan short.

Strategi lanjutan: Kombinasi posisi

Trader berpengalaman sering tidak hanya melakukan long atau short secara tunggal, melainkan menggabungkan keduanya secara fleksibel. Misalnya, memegang sejumlah Bitcoin secara spot (long) dan membuka posisi short di pasar futures sebagai lindung nilai. Dengan begitu, mereka ikut serta dalam kenaikan pasar sekaligus melindungi diri dari penurunan.

Atau saat pasar bearish, melakukan short secara kecil-kecilan untuk meraih profit dari koreksi, sambil secara periodik menambah posisi spot di level bawah untuk menyambut kenaikan berikutnya.

Ringkasan saran utama

Untuk trader di berbagai tahap, berikut rekomendasinya:

Pemula — mulai dengan posisi long di pasar spot, biasakan mengikuti ritme pasar, hindari leverage dulu.

Pemula tingkat menengah — pelajari konsep short, mulai dari leverage kecil dan kontrak derivatif, pahami risiko forced liquidation.

Trader menengah — bisa beralih antara long dan short, gunakan rasio long-short dan indikator lain sebagai panduan, bangun sistem trading sendiri.

Trader mahir — kombinasikan berbagai alat dan strategi kompleks seperti arbitrase long-short, hedging, dan lainnya, selalu disiplin dalam manajemen risiko.

Kata penutup

Long dan short pada dasarnya adalah dua kunci yang membuka peluang trader untuk meraih keuntungan di segala kondisi pasar. Apakah harga Bitcoin di angka $90.54K atau $100K, naik maupun turun, keduanya adalah peluang — asalkan Anda memahami kedua alat ini dan menerapkan manajemen risiko secara ketat.

Jangan takut terhadap fluktuasi jangka pendek, dan jangan pula terbuai oleh keberhasilan sesaat. Pasar adalah perlombaan jangka panjang; belajar terus-menerus, melakukan review, dan disiplin adalah fondasi untuk profit yang stabil. Mulailah dari posisi long di pasar spot kecil, lalu kembangkan alat trading Anda, dan Anda akan melihat bahwa peluang di pasar kripto jauh lebih banyak dari yang Anda bayangkan.

BTC-0,44%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)