Apa sebenarnya pasar Forex? Memahami dengan cara paling sederhana
Apakah Anda pernah berpikir, saat Anda bepergian ke luar negeri dan menukarkan mata uang di bandara, sebenarnya Anda sedang berpartisipasi dalam pasar keuangan terbesar di dunia? Pasar ini disebut pasar Forex.
Forex (nama Inggrisnya Foreign Exchange, disingkat Forex atau FX) esensinya sangat sederhana—yaitu menukar satu mata uang dengan mata uang lain. Sebagai contoh sehari-hari, saat Anda terbang dari Taiwan ke Amerika Serikat, Anda perlu menukar dolar Taiwan menjadi dolar AS, dan layar di konter penukaran akan menampilkan kurs secara real-time. Misalnya 1 Dolar Taiwan = 0.034 Dolar AS, jika Anda menukar 10.000 Dolar Taiwan, Anda akan mendapatkan sekitar 340 Dolar AS. Dalam proses ini, Anda telah menyelesaikan satu transaksi forex.
Perdagangan Forex bukan hanya sekadar menukar mata uang saat berwisata, melainkan merujuk pada investasi melalui membeli dan menjual pasangan mata uang, memanfaatkan fluktuasi kurs untuk mendapatkan keuntungan. Anda bisa memahami ini sebagai: saat Anda percaya dolar akan menguat, Anda membeli, dan setelah menguat, menjualnya untuk mendapatkan keuntungan—itulah yang dilakukan oleh jutaan investor di seluruh dunia setiap hari.
Pasar yang tak terbayangkan besar
Seberapa besar pasar Forex? Angka akan memberi jawaban.
Jumlah transaksi harian mencapai 6,6 triliun dolar AS. Untuk memberi gambaran, Bursa Efek New York—bursa saham terbesar di dunia—mengalami volume transaksi harian sekitar 22,4 miliar dolar AS. Dengan kata lain, volume transaksi harian pasar Forex adalah 294 kali lipat dari NYSE. Dan ini baru rata-rata.
Namun perlu dicatat, dari total 6,6 triliun dolar tersebut, transaksi spot (pembelian dan penjualan mata uang secara fisik) hanya sekitar 2 triliun dolar, sisanya adalah derivatif. Jika kita lihat dari volume transaksi investor ritel, diperkirakan sekitar 200-3.000 miliar dolar, hanya 3-5% dari total volume. Dengan demikian, bahkan investor ritel pun memiliki likuiditas yang cukup besar untuk melakukan transaksi.
Yang paling istimewa, pasar ini hampir 24 jam tanpa henti. Dimulai dari pembukaan pasar di Selandia Baru pada Senin pagi, hingga penutupan di New York pada Jumat sore, pasar Forex mengalir mulus di antara pusat keuangan utama dunia: Auckland → Sydney → Hong Kong → Tokyo → Frankfurt → London → New York → kembali ke Auckland. Kapan pun Anda ingin bertransaksi, bisa kapan saja, dan kebebasan ini tidak bisa dibandingkan dengan pasar saham tradisional.
Apa yang diperdagangkan di pasar Forex?
Secara sederhana—mata uang. Tapi yang Anda beli bukan uang fisik, melainkan pandangan terhadap prospek ekonomi suatu negara.
Bayangkan membeli mata uang seperti membeli saham sebuah perusahaan. Nilai dolar mencerminkan penilaian pasar terhadap ekonomi Amerika Serikat. Jika Anda memperkirakan ekonomi AS akan membaik, GDP meningkat pesat, suku bunga federal fund rate naik, maka dolar seharusnya menguat. Saat itu, Anda membeli dolar, menunggu menguat, lalu menjualnya untuk mendapatkan keuntungan. Sebaliknya, jika Anda yakin ekonomi Jepang melemah dan yen akan melemah, Anda bisa meminjam yen dan membeli mata uang lain, lalu saat yen turun, menjualnya kembali untuk meraih keuntungan.
Esensi dari kurs adalah penetapan harga risiko. Kurs mencerminkan kondisi ekonomi relatif suatu negara terhadap negara lain, termasuk kebijakan suku bunga, inflasi, neraca perdagangan, dan faktor lainnya. Setiap detik, bank-bank global, bank sentral, hedge fund, perusahaan, semua menyesuaikan posisi mereka berdasarkan informasi terbaru, sehingga kurs selalu berfluktuasi.
Pasangan mata uang utama: yang harus diketahui pemula
Meskipun ada ratusan pasangan mata uang yang bisa diperdagangkan di pasar Forex, pemula biasanya fokus pada 7 pasangan utama. Pasangan ini mewakili ekonomi terbesar di dunia:
USD (Dolar AS)—Amerika Serikat, mewakili ekonomi terbesar dan terkuat
EUR (Euro)—Uni Eropa, mata uang dari 19 negara
GBP (Poundsterling)—Inggris
JPY (Yen)—Jepang
AUD (Dolar Australia)—Australia
CAD (Dolar Kanada)—Kanada
CHF (Franc Swiss)—Swiss
Kode tiga huruf ini tidak sembarangan. Dua huruf pertama mewakili negara (misalnya US = United States), huruf ketiga mewakili mata uangnya. Jadi USD adalah Dolar AS. Pada tahun 1973, Organisasi Standar Internasional (ISO) resmi menetapkan sistem kode mata uang ISO 4217, memastikan standar global.
Dolar AS memiliki volume transaksi terbesar, dan julukannya banyak—“Buck” atau “Greenback”. Yang terakhir berasal dari tahun 1861 saat Perang Saudara, di mana bagian belakang dolar dicetak dengan gambar hijau yang mencolok, sehingga dikenal sebagai “Greenback”. Hingga hari ini, setiap kali dolar menguat atau melemah, akan mempengaruhi pasar keuangan global.
Mengapa investor menyukai perdagangan Forex?
Pasar Forex menarik minat investor global karena beberapa alasan utama:
Biaya sangat rendah, komisi hampir nol. Kebanyakan broker Forex tidak mengenakan komisi, melainkan mendapatkan keuntungan dari spread (selisih harga beli dan jual). Spread untuk trader ritel biasanya di bawah 0,1%, bahkan bisa serendah 0,07% untuk volume besar, jauh lebih murah dibanding biaya transaksi saham.
Tidak ada batas minimum transaksi. Pasar futures biasanya menentukan ukuran kontrak (misalnya, kontrak perak 5.000 ons), tetapi Forex memungkinkan transaksi fleksibel. Anda bisa trading mulai dari 1.000 unit mata uang, hingga 1 juta unit, sepenuhnya tergantung pilihan Anda.
Leverage untuk memperbesar keuntungan. Broker Forex biasanya menawarkan leverage 50:1, artinya Anda hanya perlu menyetor margin sebesar 50 dolar untuk mengontrol posisi senilai 2.500 dolar. Ini memberi peluang keuntungan besar dengan modal kecil, tetapi juga memperbesar risiko.
Likuiditas tinggi, eksekusi cepat. Volume transaksi harian 6,6 triliun dolar memastikan Anda bisa membeli atau menjual secara instan, harga transparan, dan eksekusi cepat. Tidak seperti pasar saham yang mungkin mengalami slippage, pasar Forex umumnya memberikan harga transaksi yang pasti.
Pasar terbuka penuh, tanpa batasan short selling. Berbeda dengan pasar saham yang memiliki banyak pembatasan saat melakukan short, pasar Forex memungkinkan Anda bebas melakukan posisi long maupun short. Baik pasar naik maupun turun, peluang tetap ada.
Forex adalah kebutuhan global, sulit dikendalikan. Pasar saham bisa sangat dipengaruhi oleh laporan keuangan perusahaan, analisis, dan sentimen pasar yang subjektif. Sedangkan Forex adalah urat nadi keuangan global, dengan volume harian triliunan dolar, dan sulit dikendalikan oleh satu analis atau institusi. Keobjektifan ini justru melindungi investor ritel.
Forex vs Saham: mana yang lebih layak diperdagangkan?
Likuiditas dan jam perdagangan yang unggul — Pasar saham biasanya terbatas jam operasinya (misalnya, AS dari pukul 09:30 sampai 16:00), sedangkan Forex berjalan 24 jam sehari, 5 hari seminggu. Volume harian Forex 6,6 triliun dolar jauh melampaui seluruh pasar saham dunia.
Sederhananya pilihan — Pasar saham memiliki ribuan saham, sulit dipilih. Forex hanya 7 pasangan utama, lebih mudah dipahami pemula.
Tanpa batas short selling — Short selling saham banyak dibatasi dan mahal, sedangkan Forex bebas.
Transparansi pasar tinggi — Forex didorong oleh bank sentral dan bank-bank besar di seluruh dunia, perilaku relatif rasional. Pasar saham dipengaruhi oleh pengumuman perusahaan, analisis, dan sentimen yang subjektif, sehingga volatilitasnya lebih kompleks.
Forex vs Futures: perbandingan stabilitas
Likuiditas yang jauh di atas — Forex harian 6,6 triliun dolar, sedangkan pasar futures sekitar 30 miliar dolar per hari, perbedaan besar. Likuiditas tinggi memastikan order Anda lebih cepat tereksekusi.
Jam perdagangan lebih fleksibel — Meski futures juga ada perdagangan semalam, likuiditasnya tipis. Forex aktif 24 jam, kapan saja bisa trading.
Harga eksekusi yang pasti — Forex menawarkan harga transaksi yang pasti dalam kondisi pasar normal, sedangkan futures dan saham bisa mengalami slippage.
Pengendalian risiko lebih baik — Platform Forex biasanya otomatis memberi peringatan atau menutup posisi saat kerugian mendekati margin, mencegah kerugian melebihi modal. Di futures, kerugian bisa melebihi saldo akun, dan Anda harus menutup kekurangan tersebut.
Memulai trading Forex dengan pemahaman yang benar
Pasar Forex adalah tempat investasi keuangan terbesar di dunia, dengan volume harian mencapai 6,6 triliun dolar. Dengan biaya rendah, likuiditas tinggi, perdagangan 24 jam, dan leverage yang fleksibel, Forex menjadi pilihan utama investor global.
Namun, di balik keunggulan ini, trading Forex juga mengandung risiko. Leverage memperbesar keuntungan, tapi juga memperbesar kerugian. Fluktuasi kurs dipengaruhi banyak kebijakan dan faktor ekonomi, sulit diprediksi secara pasti. Oleh karena itu, sebelum masuk ke pasar Forex, penting untuk belajar dasar-dasar, merancang strategi pengelolaan risiko, dan berlatih trading kecil terlebih dahulu. Semua ini adalah persiapan wajib.
Pintu masuk pasar Forex terbuka untuk semua orang, tetapi keberhasilan membutuhkan pengetahuan, disiplin, dan kesabaran. Sekarang Anda sudah memahami apa itu Forex, bagaimana cara bertransaksi, dan mengapa pasar ini layak diperhatikan. Langkah selanjutnya adalah menyusun rencana trading yang sesuai dengan toleransi risiko Anda.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Memulai dari Nol untuk Mengenal Pasar Keuangan Terbesar di Dunia: Panduan Lengkap Perdagangan Valas
Apa sebenarnya pasar Forex? Memahami dengan cara paling sederhana
Apakah Anda pernah berpikir, saat Anda bepergian ke luar negeri dan menukarkan mata uang di bandara, sebenarnya Anda sedang berpartisipasi dalam pasar keuangan terbesar di dunia? Pasar ini disebut pasar Forex.
Forex (nama Inggrisnya Foreign Exchange, disingkat Forex atau FX) esensinya sangat sederhana—yaitu menukar satu mata uang dengan mata uang lain. Sebagai contoh sehari-hari, saat Anda terbang dari Taiwan ke Amerika Serikat, Anda perlu menukar dolar Taiwan menjadi dolar AS, dan layar di konter penukaran akan menampilkan kurs secara real-time. Misalnya 1 Dolar Taiwan = 0.034 Dolar AS, jika Anda menukar 10.000 Dolar Taiwan, Anda akan mendapatkan sekitar 340 Dolar AS. Dalam proses ini, Anda telah menyelesaikan satu transaksi forex.
Perdagangan Forex bukan hanya sekadar menukar mata uang saat berwisata, melainkan merujuk pada investasi melalui membeli dan menjual pasangan mata uang, memanfaatkan fluktuasi kurs untuk mendapatkan keuntungan. Anda bisa memahami ini sebagai: saat Anda percaya dolar akan menguat, Anda membeli, dan setelah menguat, menjualnya untuk mendapatkan keuntungan—itulah yang dilakukan oleh jutaan investor di seluruh dunia setiap hari.
Pasar yang tak terbayangkan besar
Seberapa besar pasar Forex? Angka akan memberi jawaban.
Jumlah transaksi harian mencapai 6,6 triliun dolar AS. Untuk memberi gambaran, Bursa Efek New York—bursa saham terbesar di dunia—mengalami volume transaksi harian sekitar 22,4 miliar dolar AS. Dengan kata lain, volume transaksi harian pasar Forex adalah 294 kali lipat dari NYSE. Dan ini baru rata-rata.
Namun perlu dicatat, dari total 6,6 triliun dolar tersebut, transaksi spot (pembelian dan penjualan mata uang secara fisik) hanya sekitar 2 triliun dolar, sisanya adalah derivatif. Jika kita lihat dari volume transaksi investor ritel, diperkirakan sekitar 200-3.000 miliar dolar, hanya 3-5% dari total volume. Dengan demikian, bahkan investor ritel pun memiliki likuiditas yang cukup besar untuk melakukan transaksi.
Yang paling istimewa, pasar ini hampir 24 jam tanpa henti. Dimulai dari pembukaan pasar di Selandia Baru pada Senin pagi, hingga penutupan di New York pada Jumat sore, pasar Forex mengalir mulus di antara pusat keuangan utama dunia: Auckland → Sydney → Hong Kong → Tokyo → Frankfurt → London → New York → kembali ke Auckland. Kapan pun Anda ingin bertransaksi, bisa kapan saja, dan kebebasan ini tidak bisa dibandingkan dengan pasar saham tradisional.
Apa yang diperdagangkan di pasar Forex?
Secara sederhana—mata uang. Tapi yang Anda beli bukan uang fisik, melainkan pandangan terhadap prospek ekonomi suatu negara.
Bayangkan membeli mata uang seperti membeli saham sebuah perusahaan. Nilai dolar mencerminkan penilaian pasar terhadap ekonomi Amerika Serikat. Jika Anda memperkirakan ekonomi AS akan membaik, GDP meningkat pesat, suku bunga federal fund rate naik, maka dolar seharusnya menguat. Saat itu, Anda membeli dolar, menunggu menguat, lalu menjualnya untuk mendapatkan keuntungan. Sebaliknya, jika Anda yakin ekonomi Jepang melemah dan yen akan melemah, Anda bisa meminjam yen dan membeli mata uang lain, lalu saat yen turun, menjualnya kembali untuk meraih keuntungan.
Esensi dari kurs adalah penetapan harga risiko. Kurs mencerminkan kondisi ekonomi relatif suatu negara terhadap negara lain, termasuk kebijakan suku bunga, inflasi, neraca perdagangan, dan faktor lainnya. Setiap detik, bank-bank global, bank sentral, hedge fund, perusahaan, semua menyesuaikan posisi mereka berdasarkan informasi terbaru, sehingga kurs selalu berfluktuasi.
Pasangan mata uang utama: yang harus diketahui pemula
Meskipun ada ratusan pasangan mata uang yang bisa diperdagangkan di pasar Forex, pemula biasanya fokus pada 7 pasangan utama. Pasangan ini mewakili ekonomi terbesar di dunia:
Kode tiga huruf ini tidak sembarangan. Dua huruf pertama mewakili negara (misalnya US = United States), huruf ketiga mewakili mata uangnya. Jadi USD adalah Dolar AS. Pada tahun 1973, Organisasi Standar Internasional (ISO) resmi menetapkan sistem kode mata uang ISO 4217, memastikan standar global.
Dolar AS memiliki volume transaksi terbesar, dan julukannya banyak—“Buck” atau “Greenback”. Yang terakhir berasal dari tahun 1861 saat Perang Saudara, di mana bagian belakang dolar dicetak dengan gambar hijau yang mencolok, sehingga dikenal sebagai “Greenback”. Hingga hari ini, setiap kali dolar menguat atau melemah, akan mempengaruhi pasar keuangan global.
Mengapa investor menyukai perdagangan Forex?
Pasar Forex menarik minat investor global karena beberapa alasan utama:
Biaya sangat rendah, komisi hampir nol. Kebanyakan broker Forex tidak mengenakan komisi, melainkan mendapatkan keuntungan dari spread (selisih harga beli dan jual). Spread untuk trader ritel biasanya di bawah 0,1%, bahkan bisa serendah 0,07% untuk volume besar, jauh lebih murah dibanding biaya transaksi saham.
Tidak ada batas minimum transaksi. Pasar futures biasanya menentukan ukuran kontrak (misalnya, kontrak perak 5.000 ons), tetapi Forex memungkinkan transaksi fleksibel. Anda bisa trading mulai dari 1.000 unit mata uang, hingga 1 juta unit, sepenuhnya tergantung pilihan Anda.
Leverage untuk memperbesar keuntungan. Broker Forex biasanya menawarkan leverage 50:1, artinya Anda hanya perlu menyetor margin sebesar 50 dolar untuk mengontrol posisi senilai 2.500 dolar. Ini memberi peluang keuntungan besar dengan modal kecil, tetapi juga memperbesar risiko.
Likuiditas tinggi, eksekusi cepat. Volume transaksi harian 6,6 triliun dolar memastikan Anda bisa membeli atau menjual secara instan, harga transparan, dan eksekusi cepat. Tidak seperti pasar saham yang mungkin mengalami slippage, pasar Forex umumnya memberikan harga transaksi yang pasti.
Pasar terbuka penuh, tanpa batasan short selling. Berbeda dengan pasar saham yang memiliki banyak pembatasan saat melakukan short, pasar Forex memungkinkan Anda bebas melakukan posisi long maupun short. Baik pasar naik maupun turun, peluang tetap ada.
Forex adalah kebutuhan global, sulit dikendalikan. Pasar saham bisa sangat dipengaruhi oleh laporan keuangan perusahaan, analisis, dan sentimen pasar yang subjektif. Sedangkan Forex adalah urat nadi keuangan global, dengan volume harian triliunan dolar, dan sulit dikendalikan oleh satu analis atau institusi. Keobjektifan ini justru melindungi investor ritel.
Forex vs Saham: mana yang lebih layak diperdagangkan?
Likuiditas dan jam perdagangan yang unggul — Pasar saham biasanya terbatas jam operasinya (misalnya, AS dari pukul 09:30 sampai 16:00), sedangkan Forex berjalan 24 jam sehari, 5 hari seminggu. Volume harian Forex 6,6 triliun dolar jauh melampaui seluruh pasar saham dunia.
Sederhananya pilihan — Pasar saham memiliki ribuan saham, sulit dipilih. Forex hanya 7 pasangan utama, lebih mudah dipahami pemula.
Tanpa batas short selling — Short selling saham banyak dibatasi dan mahal, sedangkan Forex bebas.
Transparansi pasar tinggi — Forex didorong oleh bank sentral dan bank-bank besar di seluruh dunia, perilaku relatif rasional. Pasar saham dipengaruhi oleh pengumuman perusahaan, analisis, dan sentimen yang subjektif, sehingga volatilitasnya lebih kompleks.
Forex vs Futures: perbandingan stabilitas
Likuiditas yang jauh di atas — Forex harian 6,6 triliun dolar, sedangkan pasar futures sekitar 30 miliar dolar per hari, perbedaan besar. Likuiditas tinggi memastikan order Anda lebih cepat tereksekusi.
Jam perdagangan lebih fleksibel — Meski futures juga ada perdagangan semalam, likuiditasnya tipis. Forex aktif 24 jam, kapan saja bisa trading.
Harga eksekusi yang pasti — Forex menawarkan harga transaksi yang pasti dalam kondisi pasar normal, sedangkan futures dan saham bisa mengalami slippage.
Pengendalian risiko lebih baik — Platform Forex biasanya otomatis memberi peringatan atau menutup posisi saat kerugian mendekati margin, mencegah kerugian melebihi modal. Di futures, kerugian bisa melebihi saldo akun, dan Anda harus menutup kekurangan tersebut.
Memulai trading Forex dengan pemahaman yang benar
Pasar Forex adalah tempat investasi keuangan terbesar di dunia, dengan volume harian mencapai 6,6 triliun dolar. Dengan biaya rendah, likuiditas tinggi, perdagangan 24 jam, dan leverage yang fleksibel, Forex menjadi pilihan utama investor global.
Namun, di balik keunggulan ini, trading Forex juga mengandung risiko. Leverage memperbesar keuntungan, tapi juga memperbesar kerugian. Fluktuasi kurs dipengaruhi banyak kebijakan dan faktor ekonomi, sulit diprediksi secara pasti. Oleh karena itu, sebelum masuk ke pasar Forex, penting untuk belajar dasar-dasar, merancang strategi pengelolaan risiko, dan berlatih trading kecil terlebih dahulu. Semua ini adalah persiapan wajib.
Pintu masuk pasar Forex terbuka untuk semua orang, tetapi keberhasilan membutuhkan pengetahuan, disiplin, dan kesabaran. Sekarang Anda sudah memahami apa itu Forex, bagaimana cara bertransaksi, dan mengapa pasar ini layak diperhatikan. Langkah selanjutnya adalah menyusun rencana trading yang sesuai dengan toleransi risiko Anda.