Badan pengatur di India sedang mendorong sebuah proposal kontroversial yang dapat mengubah cara perusahaan AI besar beroperasi. Rencananya? Membuat perusahaan seperti OpenAI dan beberapa perusahaan teknologi besar lainnya membayar biaya ketika mereka menggunakan materi berhak cipta untuk melatih model AI mereka.



Langkah ini menandakan tren global yang berkembang di mana pemerintah mulai campur tangan untuk melindungi hak para pencipta konten. Jika diterapkan, ini bisa menjadi preseden bagi negara lain yang menghadapi masalah serupa seputar pengembangan AI dan kekayaan intelektual.

Proposal ini menimbulkan pertanyaan tentang biaya inovasi dan apakah penegakan hak cipta yang lebih ketat dapat memperlambat kemajuan AI atau justru memastikan kompensasi yang lebih adil bagi pencipta konten asli.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • 3
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
quietly_stakingvip
· 2025-12-12 17:27
nah India ini agak keras, langsung minta OpenAI bayar? Mantap
Lihat AsliBalas0
BearMarketBarbervip
· 2025-12-09 20:23
Langkah India ini benar-benar kejam, langsung menekan perusahaan AI, OpenAI dan yang lainnya pasti akan menangis.
Lihat AsliBalas0
WhaleWatchervip
· 2025-12-09 20:11
Akhirnya ada yang berani menyaingi OpenAI, langkah India ini cukup berani.
Lihat AsliBalas0
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)