Saya kenal seorang wanita yang sudah 8 tahun jadi trader, orang Guangdong, tahun ini umur 38. Tidak suka bersosialisasi, tidak pernah ikut-ikutan tren, hanya fokus kerja di pasar.
Dia pakai metode yang sangat "sederhana", dari 550 ribu jadi 60 juta, punya empat properti, dua di antaranya masih menghasilkan sewa. Tidak ada teori yang rumit, cuma tiga prinsip sederhana:
**Jangan buru-buru mengejar tren naik** Harga naik terus, tapi saat koreksi turunnya pelan-pelan? Pola seperti ini biasanya ada dana besar yang diam-diam sedang akumulasi. Jangan panik, justru fase penurunan pelan ini adalah jendela kesempatanmu untuk masuk.
**Jangan buru-buru beli setelah anjlok tajam** Kalau harga turun cepat dan dalam, tapi rebound-nya lemah? Itu biasanya sinyal pemain besar sedang buang barang. Jangan pernah berpikir "beli murah saat jatuh", kebanyakan malah jadi jebakan.
**Di harga tinggi, lihat volume, bukan cuma naik-turun harga** Harga sudah tinggi, tapi volume transaksi masih naik? Itu tandanya pasar masih panas, belum tentu langsung jatuh. Bahaya sesungguhnya adalah—di harga tinggi volume mulai menyusut, itu sinyal untuk keluar, artinya tenaganya sudah habis.
Kedengarannya sederhana, kan? Tapi yang sulit adalah “menjalankannya”. Terlalu banyak orang suka bikin model rumit, kejar berbagai tren baru, akhirnya malah makin rugi karena terlalu sering kejar-kejaran harga.
Hal yang bisa membuatmu bertahan di pasar bullish maupun bearish, selalu adalah aturan-aturan paling sederhana dan sudah terbukti. Jangan selalu berharap cari jalan pintas, pasar tidak pernah berutang pada siapa pun kesempatan kaya mendadak dalam semalam.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
12 Suka
Hadiah
12
8
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
BlockchainTherapist
· 2025-12-12 17:17
Wah, cewek ini benar-benar luar biasa, dari 550.000 menjadi 60.000.000, cuma dari sikap aja sudah mengalahkan lebih dari setengah orang.
Lihat AsliBalas0
DataPickledFish
· 2025-12-11 13:17
WTF, ce gadis benar-benar luar biasa, dari 550.000 menjadi 60 juta tanpa pamer, hanya tiga kalimat ini saja sebenarnya sudah membuka kedok kepalsuan pasar
Lihat AsliBalas0
SelfRugger
· 2025-12-11 07:40
Singkatnya adalah "lambat itu cepat" ya, logika ini sudah saya dengar dari beberapa veteran, tetapi tidak banyak yang benar-benar bisa bertahan lama
Lihat AsliBalas0
PoolJumper
· 2025-12-09 19:17
Benar sekali, yang paling ditakuti adalah orang pintar yang terlalu banyak berpikir. Gimana ya, hal yang sederhana kalau dijalankan terus justru paling menghasilkan.
---
Dari 550 ribu ke 60 juta, nggak ada hal yang aneh-aneh kok, cuma tiga jurus ini yang manjur.
---
Wah, mbak ini benar-benar sudah paham. Kita terlalu gampang dibodohi sama teori-teori rumit, akhirnya malah rugi lebih cepat.
---
Pengurangan volume di harga tinggi itu baru sinyal, dulu saya juga pernah jatuh di sini. Sekarang sudah paham, tapi tangannya harus tetap stabil.
---
Turun pelan-pelan itu justru distribusi utama, kalimat ini luar biasa, kalau dipikir-pikir memang begitu.
---
8 tahun kerja diam-diam bisa kumpulin 60 juta, sikap low profile kayak gini saya salut banget. Urusan sosial memang pembunuh waktu.
---
Yang paling penting tetap "ikuti saja", tahu dan melakukan itu bedanya jauh banget.
---
Saya pernah terjebak di bottom fishing, ingat banget rasanya. Rebound lemah itu bukti nyata, kabur aja udah benar.
---
Nggak ikut tren panas atau cari angin, justru paling stabil untungnya, ironis banget ya.
---
Dimensi volume jarang banget yang benar-benar diperhatikan, kebanyakan cuma bengong lihat k-line.
Lihat AsliBalas0
BridgeTrustFund
· 2025-12-09 19:12
Sejujurnya, logika seperti ini sudah pernah saya dengar sebelumnya, tapi memang sulit untuk diterapkan... Melihat volume memang luar biasa, biasanya kalau di harga tinggi volumenya mengecil itu memang saatnya harus keluar.
Lihat AsliBalas0
PanicSeller
· 2025-12-09 19:10
Yang paling sering didengar adalah teori ini, tapi berapa banyak yang benar-benar bisa melakukannya? Saya sendiri adalah contoh klasik dari kelompok yang membeli saat harga naik dan menjual saat harga turun, sekarang masih dalam proses melunasi utang.
Lihat AsliBalas0
CryptoPhoenix
· 2025-12-09 19:10
Cewek ini benar-benar luar biasa, aku harus benar-benar mengingat tiga poin ini, jangan sampai pasar ngajarin aku lagi [lap keringat]
---
Hal-hal yang sederhana dan polos justru paling sulit dipertahankan, aku harus akui, kebiasaan ngejar naik dan jual pas turun masih belum bisa hilang
---
Dari 550 ribu ke 60 juta, inilah kekuatan dari kesabaran, benar-benar butuh keyakinan untuk melewati siklus
---
Melihat volume di harga tinggi benar-benar menyadarkan aku, sebelumnya cuma fokus sama naik turunnya harga, tiap kali selalu tertipu
---
Nggak buru-buru ngejar, nggak buru-buru beli di bawah, ngomongnya gampang tapi pas dijalani susah, di bear market tiap garis selalu menggoda buat tambah posisi
---
Cara-cara tradisional justru paling solid, kita selalu pengen ribet, makin rumit malah makin rugi
---
Bisa bertahan hidup lebih penting daripada cari uang cepat, kalimat ini harus dibaca berkali-kali
---
Setelah beberapa kali mengalami penurunan baru aku sadar, saat harga terkoreksi pelan-pelan justru itulah peluang yang sesungguhnya, sayangnya sadarinnya telat
Lihat AsliBalas0
LiquidityNinja
· 2025-12-09 18:53
Kedengarannya sederhana, tapi yang benar-benar bisa bertahan hidup adalah tipe pekerja keras seperti ini. Saya juga pernah melihat yang serupa, mereka memang tidak suka main trik atau gaya-gayaan.
Saya kenal seorang wanita yang sudah 8 tahun jadi trader, orang Guangdong, tahun ini umur 38. Tidak suka bersosialisasi, tidak pernah ikut-ikutan tren, hanya fokus kerja di pasar.
Dia pakai metode yang sangat "sederhana", dari 550 ribu jadi 60 juta, punya empat properti, dua di antaranya masih menghasilkan sewa. Tidak ada teori yang rumit, cuma tiga prinsip sederhana:
**Jangan buru-buru mengejar tren naik**
Harga naik terus, tapi saat koreksi turunnya pelan-pelan? Pola seperti ini biasanya ada dana besar yang diam-diam sedang akumulasi. Jangan panik, justru fase penurunan pelan ini adalah jendela kesempatanmu untuk masuk.
**Jangan buru-buru beli setelah anjlok tajam**
Kalau harga turun cepat dan dalam, tapi rebound-nya lemah? Itu biasanya sinyal pemain besar sedang buang barang. Jangan pernah berpikir "beli murah saat jatuh", kebanyakan malah jadi jebakan.
**Di harga tinggi, lihat volume, bukan cuma naik-turun harga**
Harga sudah tinggi, tapi volume transaksi masih naik? Itu tandanya pasar masih panas, belum tentu langsung jatuh. Bahaya sesungguhnya adalah—di harga tinggi volume mulai menyusut, itu sinyal untuk keluar, artinya tenaganya sudah habis.
Kedengarannya sederhana, kan? Tapi yang sulit adalah “menjalankannya”. Terlalu banyak orang suka bikin model rumit, kejar berbagai tren baru, akhirnya malah makin rugi karena terlalu sering kejar-kejaran harga.
Hal yang bisa membuatmu bertahan di pasar bullish maupun bearish, selalu adalah aturan-aturan paling sederhana dan sudah terbukti. Jangan selalu berharap cari jalan pintas, pasar tidak pernah berutang pada siapa pun kesempatan kaya mendadak dalam semalam.