Australia akan mencatat sejarah dengan apa yang mereka sebut sebagai undang-undang perlindungan remaja paling ketat sejauh ini—tidak ada seorang pun di bawah usia 16 tahun yang dapat mengakses platform sosial besar. Kita bicara Instagram, TikTok, YouTube, semuanya. Lebih dari satu juta akun akan ditutup tepat saat liburan musim panas.
Ini bukan sekadar eksperimen verifikasi usia lainnya. Ini adalah pertama kalinya pemerintah mana pun mengambil langkah sekeras ini dalam menegakkan pembatasan usia secara menyeluruh. Negara-negara lain tengah memperhatikan dan menunggu apakah Australia benar-benar bisa mewujudkannya.
Apa yang membuat ini menarik? Waktunya. Penerapan saat musim panas berarti platform harus bergerak cepat saat penggunaan sedang memuncak. Apakah ini akan menjadi cetak biru regulasi bagi negara lain atau justru gagal total—itulah pertanyaan besarnya di sini.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
10 Suka
Hadiah
10
7
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
SerumSquirter
· 2025-12-12 11:31
Manajemen satu ukuran sangat tidak masuk akal
Lihat AsliBalas0
ForkPrince
· 2025-12-11 02:43
Pengawasan cukup ketat nih
Lihat AsliBalas0
NFTHoarder
· 2025-12-09 12:52
Australia benar-benar berani, keren.
Lihat AsliBalas0
RebaseVictim
· 2025-12-09 12:48
Kebijakan liburan musim panas sangat ketat.
Lihat AsliBalas0
LiquidityWitch
· 2025-12-09 12:39
Regulasi pada akhirnya akan diretas
Lihat AsliBalas0
ZKSherlock
· 2025-12-09 12:31
Kebijakan yang ketat melahirkan para ahli dalam menghindari aturan
Australia akan mencatat sejarah dengan apa yang mereka sebut sebagai undang-undang perlindungan remaja paling ketat sejauh ini—tidak ada seorang pun di bawah usia 16 tahun yang dapat mengakses platform sosial besar. Kita bicara Instagram, TikTok, YouTube, semuanya. Lebih dari satu juta akun akan ditutup tepat saat liburan musim panas.
Ini bukan sekadar eksperimen verifikasi usia lainnya. Ini adalah pertama kalinya pemerintah mana pun mengambil langkah sekeras ini dalam menegakkan pembatasan usia secara menyeluruh. Negara-negara lain tengah memperhatikan dan menunggu apakah Australia benar-benar bisa mewujudkannya.
Apa yang membuat ini menarik? Waktunya. Penerapan saat musim panas berarti platform harus bergerak cepat saat penggunaan sedang memuncak. Apakah ini akan menjadi cetak biru regulasi bagi negara lain atau justru gagal total—itulah pertanyaan besarnya di sini.