Baru-baru ini saya memperhatikan fenomena menarik: di sebuah platform yang sudah patuh regulasi, membeli Bitcoin dengan stablecoin justru muncul premi harga. Sinyal apa yang tersirat dari sini? Dana luar negeri terus melakukan pembelian, sementara pasar domestik justru terjadi diskon dan aksi jual.
Yang lebih menarik adalah logika perbedaan harga—ketika harga USDT kembali ke 7,12 RMB, pembeli luar negeri langsung mengunci peluang arbitrase sebesar 2,4%. Saat ini, masuk ke USDT dengan RMB sebenarnya merupakan titik beli yang cukup baik.
Dari seorang pelaku industri senior dengan pendapatan tahunan 50 juta, saya mendapat informasi: saat ini dana besar sedang aktif menimbun stablecoin, hanya menyerap tanpa melepas. Isu "panic selling" yang ramai di pasar mungkin hanya permukaan saja—USDT dan Bitcoin yang dijual diskon itu pada akhirnya masuk ke dompet para pemilik modal besar.
Coba pikirkan baik-baik: siapa yang mengambil token murah yang kamu jual? Bukankah mereka adalah pemain profesional yang memegang arus kas? Hak penentuan harga di pasar kripto selalu dipegang oleh pemilik dana, bukan sentimen investor ritel. Jangan mudah panik dan jual rugi, barang murahmu justru menjadi posisi dasar orang lain.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
14 Suka
Hadiah
14
7
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
ThesisInvestor
· 2025-12-11 08:20
Investor ritel tidak pantas diganggu
Lihat AsliBalas0
AlphaWhisperer
· 2025-12-09 05:11
Kesempatan untuk membeli di harga terendah sudah di depan mata.
Lihat AsliBalas0
MindsetExpander
· 2025-12-09 01:25
Ritel selalu jadi korban
Lihat AsliBalas0
WalletInspector
· 2025-12-08 08:47
Investor kecil sebaiknya berhati-hati dalam bermain arbitrase
Baru-baru ini saya memperhatikan fenomena menarik: di sebuah platform yang sudah patuh regulasi, membeli Bitcoin dengan stablecoin justru muncul premi harga. Sinyal apa yang tersirat dari sini? Dana luar negeri terus melakukan pembelian, sementara pasar domestik justru terjadi diskon dan aksi jual.
Yang lebih menarik adalah logika perbedaan harga—ketika harga USDT kembali ke 7,12 RMB, pembeli luar negeri langsung mengunci peluang arbitrase sebesar 2,4%. Saat ini, masuk ke USDT dengan RMB sebenarnya merupakan titik beli yang cukup baik.
Dari seorang pelaku industri senior dengan pendapatan tahunan 50 juta, saya mendapat informasi: saat ini dana besar sedang aktif menimbun stablecoin, hanya menyerap tanpa melepas. Isu "panic selling" yang ramai di pasar mungkin hanya permukaan saja—USDT dan Bitcoin yang dijual diskon itu pada akhirnya masuk ke dompet para pemilik modal besar.
Coba pikirkan baik-baik: siapa yang mengambil token murah yang kamu jual? Bukankah mereka adalah pemain profesional yang memegang arus kas? Hak penentuan harga di pasar kripto selalu dipegang oleh pemilik dana, bukan sentimen investor ritel. Jangan mudah panik dan jual rugi, barang murahmu justru menjadi posisi dasar orang lain.