Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Futures Kickoff
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
#稳定币发展与风险 Meninjau kembali perjalanan perkembangan stablecoin, dari USDT yang paling awal hingga kini kolaborasi Visa dengan AquaNow, sungguh terjadi perubahan besar. Dulu saya menyaksikan sendiri kelahiran USDT, saat itu semua orang masih memperdebatkan apakah Bitcoin bisa menjadi alat pembayaran. Tak disangka, setelah belasan tahun berlalu, stablecoin tak hanya menjadi infrastruktur dasar dunia kripto, bahkan mulai merambah ke sektor keuangan tradisional.
Langkah Visa kali ini jelas merupakan sebuah tonggak sejarah. Ini menunjukkan bahwa raksasa pembayaran tradisional telah mengakui nilai stablecoin, dan bersedia memasukkannya ke dalam ekosistem mereka. Hal ini mengingatkan saya pada kehebohan yang ditimbulkan ketika Facebook meluncurkan Libra pada tahun 2019. Saat itu, pemerintah dan bank sentral di berbagai negara sangat waspada, khawatir stablecoin swasta akan mengancam kedaulatan mata uang. Kini, stablecoin tampaknya mulai berintegrasi ke sistem keuangan yang ada dengan cara yang lebih lembut dan bertahap.
Namun, kita juga tak boleh mengabaikan risiko yang dihadapi stablecoin. Runtuhnya Terra/Luna adalah pelajaran pahit yang mengingatkan kita untuk selalu waspada terhadap mekanisme dan aset pendukung stablecoin. Seiring penerapan stablecoin di bidang pembayaran semakin luas, signifikansi sistemiknya pun terus meningkat. Jika terjadi masalah, bisa memicu gejolak keuangan yang lebih luas.
Melihat ke depan, saya pikir regulasi stablecoin akan menjadi topik hangat. Bagaimana menemukan keseimbangan antara mendorong inovasi dan mengendalikan risiko akan menjadi tantangan besar bagi otoritas di berbagai negara. Bagi kami yang telah melewati berbagai siklus bull dan bear, tetap berhati-hati namun optimis mungkin adalah sikap paling bijak. Sebab, di industri yang berubah begitu cepat ini, satu-satunya yang tak berubah adalah perubahan itu sendiri.