Pada usia 32 tahun saya menetap di Shenzhen, membuka sebuah studio kecil, dan setelah ritme hidup melambat, justru semakin banyak hal yang saya pahami. Dua unit rumah sudah cukup untuk mengatasi kekhawatiran masa depan, satu untuk saya tinggali sendiri, satu lagi saya sisakan untuk orang tua.
Enam tahun terakhir saya berkecimpung di pasar kripto, saya tidak pernah mengikuti yang namanya "dewa sinyal", apalagi menyentuh proyek abal-abal yang bahkan whitepaper saja tidak punya. Sejujurnya, cara yang saya pakai sangat sederhana, tapi justru dengan "usaha bodoh" ini, modal saya hampir tumbuh seratus kali lipat.
Hari ini saya mau bagikan jebakan yang pernah saya alami dan pengalaman yang sudah saya rangkum selama ini. Dibandingkan analisis teknikal yang kelihatannya rumit, prinsip-prinsip sederhana ini justru bisa menghemat banyak biaya belajar untukmu.
**Pertama: Hanya investasikan pada hal yang kamu pahami**
Protokol DeFi, NFT, koin berkonsep AI... Inovasi baru bermunculan satu per satu, tapi kalau kamu tidak paham logika dasarnya, seheboh apapun jangan ikut-ikutan. Dengarkan saja cerita orang lain yang cuan, karena yang ikut-ikutan membabi buta biasanya jadi korban terakhir. Prinsip ini berlaku di mana saja.
**Kedua: Investasikan maksimal 30% modal, sisakan jalan keluar untuk diri sendiri**
Sekeren apapun sebuah koin, maksimal hanya gunakan 30% total asetmu. Sisanya 70% untuk apa? Untuk jadi bantalan jika terjadi kejadian tak terduga (black swan). Orang yang 'all in', sekali saja pasar koreksi dalam, hampir pasti terpaksa keluar. Ingat, bertahan hidup jauh lebih penting daripada mengejar cuan cepat.
**Ketiga: Jangan ragu menarik keuntungan**
Angka di layar seindah apapun, kalau belum jadi uang nyata itu hanya angin. Kebiasaan saya, setiap kali profit sudah dua kali lipat, langsung tarik setengahnya ke luar pasar, sisanya baru diputar lagi. Pasar bisa berubah lebih cepat daripada membalik buku, hari ini profit, besok bisa jadi rugi. Mengamankan profit bukan berarti pengecut, tapi rasional.
**Keempat: Lonjakan atau anjlok mendadak adalah sinyal bahaya**
Jika harga naik perlahan dan koreksi tidak lebih dari 10%, biasanya tren tersebut sehat. Tapi kalau tiba-tiba naik lebih dari 20% lalu langsung anjlok, hampir bisa dipastikan ada yang sedang jualan besar-besaran. Jangan terjebak FOMO( (takut ketinggalan), amati dengan tenang jauh lebih aman daripada masuk pasar secara impulsif.
**Kelima: Hindari proyek yang paling banyak teriak-teriak**
Setiap kali ada yang di grup terus-menerus spam "pasti naik sepuluh kali lipat"
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
21 Suka
Hadiah
21
10
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
LiquidityLarry
· 2025-12-09 10:14
Kamu bicara dengan jujur, tapi yang terakhir itu aku benar-benar ingin mengeluh, memang yang di grup setiap hari teriak-teriak itu semuanya benar-benar jebakan.
Lihat AsliBalas0
ClassicDumpster
· 2025-12-08 16:18
Jujur saja, poin 30% itu benar-benar menyentuh saya, dulu waktu all-in tidak pernah terpikir apa itu bertahan hidup.
Begitu untung dua kali lipat langsung cabut, ini harus saya pelajari, memang terlalu mudah jadi serakah.
Cara-cara "bodoh" seperti ini memang lebih bisa diandalkan daripada analisis teknikal, hanya saja sulit untuk dijalankan.
Beli dua unit rumah di Shenzhen, itu benar-benar stabil, punya rumah hati jadi tenang.
Yang terakhir itu paling penting, justru yang paling berisik di grup yang paling cepat kabur.
Lihat AsliBalas0
GweiObserver
· 2025-12-08 11:04
Pasar yang naik perlahan itu yang nyata, lonjakan tajam pasti diikuti penurunan tajam, saya suka gelombang kali ini.
Lihat AsliBalas0
TrustlessMaximalist
· 2025-12-06 15:52
Setuju banget, poin ketiga ini saya sangat merasakannya, profit mengambang itu memang cuma di atas kertas.
Kalau belum diambil, itu sama saja judi, semua yang pernah rugi pasti paham prinsip ini.
Lihat AsliBalas0
MevSandwich
· 2025-12-06 15:52
Unggas dulu keuntunganmu, ini harus diingat baik-baik, terlalu banyak orang yang punya keuntungan ratusan juta di atas kertas tapi akhirnya hilang semua karena satu kali koreksi.
Lihat AsliBalas0
MetaMaximalist
· 2025-12-06 15:45
jujur aja, saran "hanya invest di apa yang kamu pahami" memang terasa beda... udah terlalu sering liat banyak anon kena likuidasi gara-gara ngejar token AI yang bahkan mereka sendiri nggak bisa jelasin lmao
Lihat AsliBalas0
HallucinationGrower
· 2025-12-06 15:40
30% dari posisi benar-benar menjadi penyelamatku saat ini, sebelumnya all-in hampir membuatku bangkrut.
Lihat AsliBalas0
DefiPlaybook
· 2025-12-06 15:39
Saya sangat setuju dengan prinsip "ambil untung dan simpan dengan aman", kalau tidak, kita justru seperti bekerja untuk bursa.
Lihat AsliBalas0
MetaverseVagabond
· 2025-12-06 15:32
Beneran, yang 30% itu paling nyesek, dulu waktu full margin juga sering rugi.
Ngomong sih gampang, tapi pas momen FOMO siapa juga nggak pengen all in.
Tapi emang sih, bro satu ini bisa naik seratus kali lipat pakai "cara bodoh", jelas lebih masuk akal daripada analisa teknikal yang ribet-ribet itu.
Cuma takutnya orang habis denger tetap aja salah langkah, kayak aku sendiri.
Lihat AsliBalas0
CoffeeOnChain
· 2025-12-06 15:27
Kamu ngomongnya cukup jujur, tapi menurutku persentase 30% itu tetap tergantung orang masing-masing ya, soalnya ada juga yang memang dari awal modalnya nggak banyak hahaha.
Pada usia 32 tahun saya menetap di Shenzhen, membuka sebuah studio kecil, dan setelah ritme hidup melambat, justru semakin banyak hal yang saya pahami. Dua unit rumah sudah cukup untuk mengatasi kekhawatiran masa depan, satu untuk saya tinggali sendiri, satu lagi saya sisakan untuk orang tua.
Enam tahun terakhir saya berkecimpung di pasar kripto, saya tidak pernah mengikuti yang namanya "dewa sinyal", apalagi menyentuh proyek abal-abal yang bahkan whitepaper saja tidak punya. Sejujurnya, cara yang saya pakai sangat sederhana, tapi justru dengan "usaha bodoh" ini, modal saya hampir tumbuh seratus kali lipat.
Hari ini saya mau bagikan jebakan yang pernah saya alami dan pengalaman yang sudah saya rangkum selama ini. Dibandingkan analisis teknikal yang kelihatannya rumit, prinsip-prinsip sederhana ini justru bisa menghemat banyak biaya belajar untukmu.
**Pertama: Hanya investasikan pada hal yang kamu pahami**
Protokol DeFi, NFT, koin berkonsep AI... Inovasi baru bermunculan satu per satu, tapi kalau kamu tidak paham logika dasarnya, seheboh apapun jangan ikut-ikutan. Dengarkan saja cerita orang lain yang cuan, karena yang ikut-ikutan membabi buta biasanya jadi korban terakhir. Prinsip ini berlaku di mana saja.
**Kedua: Investasikan maksimal 30% modal, sisakan jalan keluar untuk diri sendiri**
Sekeren apapun sebuah koin, maksimal hanya gunakan 30% total asetmu. Sisanya 70% untuk apa? Untuk jadi bantalan jika terjadi kejadian tak terduga (black swan). Orang yang 'all in', sekali saja pasar koreksi dalam, hampir pasti terpaksa keluar. Ingat, bertahan hidup jauh lebih penting daripada mengejar cuan cepat.
**Ketiga: Jangan ragu menarik keuntungan**
Angka di layar seindah apapun, kalau belum jadi uang nyata itu hanya angin. Kebiasaan saya, setiap kali profit sudah dua kali lipat, langsung tarik setengahnya ke luar pasar, sisanya baru diputar lagi. Pasar bisa berubah lebih cepat daripada membalik buku, hari ini profit, besok bisa jadi rugi. Mengamankan profit bukan berarti pengecut, tapi rasional.
**Keempat: Lonjakan atau anjlok mendadak adalah sinyal bahaya**
Jika harga naik perlahan dan koreksi tidak lebih dari 10%, biasanya tren tersebut sehat. Tapi kalau tiba-tiba naik lebih dari 20% lalu langsung anjlok, hampir bisa dipastikan ada yang sedang jualan besar-besaran. Jangan terjebak FOMO( (takut ketinggalan), amati dengan tenang jauh lebih aman daripada masuk pasar secara impulsif.
**Kelima: Hindari proyek yang paling banyak teriak-teriak**
Setiap kali ada yang di grup terus-menerus spam "pasti naik sepuluh kali lipat"