Harga minyak mencapai level tertinggi tiga tahun di atas $105: Apakah Bitcoin akan jatuh lagi?

Cointelegraph
BTC-0,07%
LUNA1,16%

Poin-poin penting:

  • Harga minyak mentah WTI $105 kerap memicu koreksi harga Bitcoin, dengan sejarah menunjukkan adanya aksi jual sebesar 14% hingga 27% dalam hitungan minggu.

  • Korelasi BTC dengan minyak tetap tidak pasti karena peristiwa seperti runtuhnya Mt. Gox dan Terra-Luna kemungkinan memperdalam pasar beruang kripto sebelumnya.

Harga minyak melonjak hingga $105 pada hari Senin, mencapai level tertinggi dalam hampir empat tahun. Secara historis, ambang batas spesifik ini telah selaras dengan koreksi besar pada harga Bitcoin (BTC). Namun, karena kejadian tersebut hanya terjadi sekali pada 2014 dan dua kali pada 2022, diperlukan analisis yang lebih rinci untuk menentukan apakah kekhawatiran pasar saat ini beralasan.

Apakah harga minyak $105 merupakan sinyal bearish untuk Bitcoin?

Pada 12 Juni 2014, West Texas Intermediate (WTI) naik di atas $105 setelah Negara Islam (ISIS) bergerak maju ke Irak utara dan merebut Mosul serta Tikrit.

Bitcoin/USD (biru, kiri) vs. minyak WTI (merah, kanan). Sumber: TradingView

Meskipun pergerakan harga pada minggu pertama relatif tenang, Bitcoin mengalami koreksi 21% dalam waktu kurang dari 10 minggu, turun ke $468 dari $600. Butuh lebih dari dua tahun bagi Bitcoin untuk merebut kembali level $600. Kejadian berikutnya akan terjadi hampir 8 tahun kemudian. Pada 1 Maret 2022, harga WTI melonjak di atas $105 setelah eskalasi perang Rusia-Ukraina.

Bitcoin/USD (biru, kiri) vs. minyak WTI (merah, kanan). Sumber: TradingView

Harga Bitcoin menghadapi koreksi 14% dalam tujuh hari, diperdagangkan turun ke $38.100 dari $44.370 pada 1 Maret 2022. Namun, kerugian tersebut sepenuhnya dibalik dalam waktu kurang dari sebulan, meskipun harga minyak tetap berada di atas level $105.

Dampak embargo minyak Rusia 2022 terhadap harga Bitcoin

Kejadian terbaru ketika harga minyak WTI melonjak di atas $105 terjadi pada 4 Mei 2022, setelah Komisi Eropa secara resmi mengusulkan embargo bertahap untuk semua impor minyak Rusia.

Bitcoin/USD (biru, kiri) vs. minyak WTI (merah, kanan). Sumber: TradingView

Harga Bitcoin mengalami penurunan tajam 27% selama 7 hari berikutnya, dan para investor menjalani pasar beruang yang jauh lebih panjang karena harga masuk ke pasar beruang 19 bulan sebelum akhirnya merebut kembali level $39.700. Sementara itu, meski harga minyak tetap berada di bawah $100 selama beberapa tahun, minggu ini mereka kembali ke angka tiga digit.

**Terkait: **__Hyperliquid whale membuka posisi short Bitcoin senilai $53M: Haruskah trader memperhatikan?

Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa pilihannya adalah agar AS “secara tidak terbatas” mengendalikan industri minyak di Iran, menurut Yahoo Finance. Meskipun minyak $105 dipandang sebagai sinyal bearish untuk Bitcoin, tiga peristiwa dalam 12 tahun tidak membuktikan adanya korelasi.

Faktor lain, seperti likuidasi bursa Mt. Gox pada Februari 2014 dan runtuhnya ekosistem Terra-Luna pada Mei 2022, kemungkinan menjadi penyebab pasar beruang yang berkepanjangan tersebut. Jadi, mengaitkan kejatuhan Bitcoin dengan ambang harga minyak yang sewenang-wenang tampaknya tidak masuk akal.

Artikel ini dibuat sesuai dengan Kebijakan Editorial Cointelegraph dan hanya dimaksudkan untuk tujuan informasi. Ini tidak merupakan nasihat atau rekomendasi investasi. Semua investasi dan perdagangan mengandung risiko; pembaca dianjurkan untuk melakukan riset independen sebelum membuat keputusan apa pun. Cointelegraph tidak membuat jaminan apa pun mengenai akurasi atau kelengkapan informasi yang disajikan, termasuk pernyataan yang bersifat prospektif, dan tidak akan bertanggung jawab atas kerugian atau kerusakan apa pun yang timbul dari keandalan pada konten ini.

  • #Bitcoin
  • #Cryptocurrencies
  • #Russia
  • #Bitcoin Price
  • #Iran
  • #Markets
  • #United States
  • #Donald Trump
  • #Mt. Gox
  • #Market Analysis
  • #Terra
  • #Oil and Gas
Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar