Penurunan terbaru Bitcoin ($BTC) telah mengejutkan para investor ETF dengan kerugian yang signifikan. Pada saat yang sama, harga Bitcoin ($BTC) masih berada di bawah harga realisasinya. Berdasarkan data dari analis CryptoQuant, J.A. Maartunn, terdapat divergensi yang mencolok antara harga realisasi Bitcoin ETF, rasio ETF MVRV, dan harga spot. Karena itu, kripto teratas telah mengalami penurunan tajam setelah mencapai puncak tahun lalu.
BTC masih diperdagangkan di bawah harga realisasi ETF. Harga realisasi ETF ≈ 0.9 Artinya rata-rata pemegang ETF spot mengalami ~10% penurunan. pic.twitter.com/QUdO50BVbg
— Maartunn (@JA_Maartun) 30 Maret, 2026
Pemegang Bitcoin ETF Mengalami Kerugian 10% saat Harga Turun di Bawah Harga Realisasi ETF
Berdasarkan data pasar, mereka yang memegang Bitcoin ($BTC) ETF telah mengalami kerugian yang signifikan. Terutama, para pemegang ini kini membukukan kerugian rata-rata sebesar 10%. Ini terjadi pada saat harga $BTC telah turun di bawah harga realisasi ETF. Ini menunjukkan penurunan yang nyata, sehingga menimbulkan kekhawatiran di kalangan para trader. Selain itu, rasio harga realisasi ETF dari kripto terkemuka dilaporkan bergerak mendekati angka 0.9. Dengan mempertimbangkan hal ini, arus masuk ETF yang terjadi selama reli pertengahan 2025 untuk Bitcoin kini telah berbalik menjadi kerugian yang belum terealisasi.
Kelesuan ETF Mencerminkan Penurunan Harga Spot di Tengah Tekanan yang Meningkat
Menurut analis CryptoQuant, kerugian 10% yang dialami pemegang Bitcoin ETF sejalan dengan koreksi yang mengagetkan pada harga spot $BTC. Sementara pemegang jangka panjang mungkin menganggap ini sebagai bagian dari volatilitas siklikal Bitcoin, pelaku pasar ETF jangka pendek saat ini tengah menghadapi tekanan besar. Namun, apakah arah ini akan berlanjut atau justru membuka jalan bagi penurunan kembali masih harus dilihat, sehingga beberapa hari ke depan menjadi krusial untuk mengukur momentum pasar. Dengan demikian, para pengamat pasar dan trader terus memantau dengan saksama arah pasar, sementara aset kripto teratas masih kesulitan untuk kembali ke level harga yang lebih tinggi.